Sumut

Mudik Nataru, Dinkes Kabupaten/Kota Diminta Dirikan Posko Kesehatan

mediasumutku.com | MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten/kota di Sumut diminta untuk mendirikan posko kesehatan pada saat mudik perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini dilakukan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat saat liburan.

“Kita sudah menghimbau kepada (Dinkes) kabupaten/kota untuk mendirikan posko selama Natal dan Tahun Baru,” kata Kepala Dinkes Sumut dr Alwi Mujahid Hasibuan, Senin (22/12/2019).

Alwi menyebutkan, jumlah posko kesehatan tiap kabupaten/kota tergantung dengan kebutuhan. Biasanya, kabupaten/kota yang menjadi lintasan mudik akan didirikan posko lebih banyak.

“Jumlah posko tergantung kebutuhan biasanya di daerah lintas itu lebih banyak karena lebih banyak mengawasi masyarakat yang melintas saat mudik,” sebutnya.

Nantinya, setiap posko itu selain melibatkan dari Dinas Kesehatan, polisi dan instansi terkait. “Kita menyiapkan obat-obatan dan ambulance juga kita standby kan,” ucap Alwi.

Kata dia, nanti ada beberapa posko yang memang melakukan pengecakan kesehatan terhadap para supir maupun masyarakat yang ingin mudik. “Ada posko yang memang sifatnya pasif dan terprogram untuk melakukan pengecekan terhadap supir maupun masyarakat,” terang dia.

Selain itu, masyarakat juga nanti diberikan tempat peristirahatan. “Tempat istirahat juga ada,” ujar dia.

Apabila memang masyarakat yang sakit, pihaknya nanti akan merujuk ke rumah sakit terdekat. “Nanti bisa dirujuk ke rumah sakit karena ada ambulance. Kalau memang perlu dirujuk ya kita rujuk,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendy mengatakan dalam menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru, Edw, pihaknya akan mendirikan posko kesehatan di sejumlah titik keramaian di Kota Medan. Keberadaan posko kesehatan ini, kata dia, juga akan dilangsungkan bekerjasama dengan Pemko Medan dan juga Polrestabes Medan.

“Nanti dibahas dulu bersama Pemko Medan dan Polrestabes Medan untuk kesiapan posko kesehatan ini,” jelasnya.

Berapa banyak jumlahnya dan dimana-mana saja posko akan ditempatkan, Edwin mengaku memang belum mengetahuinya. Hanya saja, imbuh dia, keberadaan posko kesehatan ini tidak akan jauh berbeda dengan yang dilakukan pada liburan tahun lalu, dan juga liburan lebaran idul fitri yang lalu.

“Seperti tahun lalu. Posko kesehatan ini juga akan disediakan beberapa unit mobil ambulance yang standby untuk berjaga-jaga kalau nanti dibutuhkan,” tandasnya.