Ekonomi Headline Kesehatan Sumut

Peduli Dampak Covid 19, Alumni SMP N 1 Tahun 91 Kisaran Berbagi Kasih

Mediasumutku.com | Asahan – Musibah Covid-19 memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat khususnya yang berpenghasilan di bawah rata rata. Dalam kondisi sulit sekarang ini apalagi mematuhi anjuran untuk bertahan di rumah membuat kehidupan mereka semakin sempit.

Melihat hal itu, alumni SMP Negeri 1 Kisaran tahun 91 merasa memiliki tanggungjawab sosial terhadap warga yang terdampak ekonominya akibat mewabahnya virus corona. Mereka kemudian menggalang dana untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dengan memberikan sejumlah paket sembako ke masyarakat.

Kegiatan sosial tersebut, tentu saja bermaksud untuk meringankan beban masyarakat terutama golongan menengah kebawah, apalagi menjelang menghadapi bulan suci Ramadhan 1441 H. Demikian dikatakan ole Muhajir, panitia penggalangan dana didampingi pengurus lainnya, Nida sebagai sekretarisnya dan Nayla selaku bendahara saat menyerahkan sejumlah paket bantuan kepada warga yang membutuhkan, Jumat (17/4/2020).

“Adapun, jumlah yang dibagikan ada sebanyak 50 paket sembako, dan sudah terdistribusikan dengan baik kepada masyarakat dhuafa dan warga tak mampu yang membutuhkan ,” kata Muhajir saat berbincang bersama wartawan.

Dijelaskannya, sebelumnya para alumni menyisihkan rezekinya dan berkordinasi melalui group whatsapp, sebab banyak para alumni yang berada di luar kota Kisaran, dan berbagai daerah juga turut membantu.

“Meskipun paket yang kami bagikan ini memang jumlahnya tidak banyak. Namun setidaknya ini adalah semangat kami dari alumni SMP Negeri 1 Kisaran untuk meringankan beban masyarakat apalagi yang terdampak ekonomi terkait virus corona yang sedang mewabah ini,” tambahnya.

Dalam pembagiannya, panitia yang bertugas tetap memperhatikan protokol kesehatan saat pembagian, dengan mendatangi satu persatu rumah yang dijadikan target penerima paket bantuan diantaranya berupa beras 5 Kg, minyak goreng 1 liter, telur 1 papan, gula 1 kg, susu 1 kaleng, teh celup 2 kotak, dan 2 buah masker.

Sementara itu, Mahyudin (50), salah seorang guru mengaji penerima paket bantuan tersebut sangat senang mendapatkan pemberian itu yang dinilainya datang pada waktu yang tepat terlebih dalam kondisi sulit sekarang ini.

“Kami sangat bersyukur, bantuan inilah sangat kami butuhkan dalam kondisi sekarang ini,” ujarnya senang.

Penulis : Perdana Ramadhan