Medan

Pemko Medan dan Paper.id Kerjasama Dukung Peningkatan Digitalisasi UMKM

MEDAN-Pemerintah Kota Medan melakukan kerjasama dengan Paper.id terkait pengelolaan bisnis secara digital baik dari sisi invoicing, pencatatan, laporan keuangan serta pembayaran di seluruh kegiatan transaksi bisnis. Kerjasama ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan digitalisasi bagi para pelaku UMKM di Kota Medan.

Hal ini terungkap saat Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima audiensi Paper.id di Interlokal Restaurant Jalan Teuku Cik Ditiro, kemarin. Bobby mengucapkan terima kasih kepada Paper.id yang telah mendukung digitalisasi UMKM di Kota Medan dengan memberikan paket berbayar secara gratis untuk 20.000 UMKM.

Tentunya, kata Bobby Nasution, kerja sama ini merupakan kesempatan cukup baik guna meningkatkan kualitas UMKM di Kota Medan yang mencakup digitalisasi dan keuangan. Sebab, imbuhnya, keduanya dapat terpenuhi dengan Paper.id lewat pencatatan otomatis seperti asisten keuangan pribadi.

“Hal ini tentunya sejalan dengan program Pemko Medan yakni penerapan Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Inovasi ini merupakan pertama di Indonesia yang akan digunakan sebagai alat pembayaran atas belanja barang & modal yang dibebankan pada APBN. Seperti yang diketahui, KKP ini merupakan kartu kredit korporat yang diterbitkan oleh bank Pemerintah,” jelas Bobby Nasution.

Sebelumnya, CEO & Co-Founder Paper.id Yosia Sugialam menyampaikan, kerjasama ini akan direalisasikan dalam program kerja di tahun 2023 dengan bentuk pemberian paket berbayar secara gratis selama 1 tahun untuk 20.000 UMKM yang ada di Kota Medan. Disamping itu, ungkapnya, sekaligus pemanfaatan pentingnya pengelolaan bisnis secara digital baik dari sisi invoicing, pencatatan, laporan keuangan serta pembayaran di seluruh kegiatan transaksi bisnis.

“Terkait kerja sama ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk bersama-sama mendigitalisasi seluruh UMKM di Kota Medan lewat platform Paper.id, sekaligus mendukung program pemerintah seperti pemanfaatan Kartu Kredit untuk transaksi bisnis,” ujar Yosia. (MS7)