Ekonomi

Peningkatan Daya Saing, Kunci Ekspor Produk Jamu di Masa Pandemi

mediasumutku.com| MEDAN- Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyerukan kepada industri jamu untuk selalu meningkatkan daya saing produk-produk jamu dan mendukung keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) jamu. Strategi ini krusial untuk mengembangkan produk-produk jamu bagi pasar luar negeri. Apalagi, pandemi Covid-19 turut mengubah perilaku konsumen menjadi lebih sadar kesehatan.

Hal ini disampaikan Mendag Agus saat memberikan sambutan dalam seminar web (webinar) “Jamu Modern untuk Pasar Indonesia, Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Serikat” yang digelar oleh Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu).

“Kita dapat mengubah momentum krisis ini menjadi lompatan kesempatan. Jamu adalah salah satu keunggulan lokal yang memiliki potensi besar di pasar domestik dan luar negeri. Apalagi disrupsi yang terjadi selama pandemi Covid-19 ini telah menggeser perilaku dan pola konsumsi masyarakat dunia ke arah yang semakin sadar kesehatan. Dengan demikian, potensi jamu di masa depan bisa lebih menjulang,” kata Mendag Agus, Rabu (16/9/2020).

Dari sisi peningkatan akses pasar katanya, baik pasar ekspor maupun dalam negeri, Mendag melihat pelaku usaha jamu dapat menggencarkan pola distribusi omnichannel yang menggabungkan kekuatan saluran distribusi daring seperti marketplace, media sosial, dan situs web, dengan saluran distribusi luring yang konvensional.

Menurut Mendag, industri dalam negeri dapat mencontoh kejelian industri jamu dalam melihat peluang ekspor di tengah pandemi. Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan mengapresiasi inisiatif GP Jamu yang melihat peluang jamu di masa pandemi sebagai produk herbal asli Indonesia untuk diekspor ke mancanegara.(MS11)

Tinggalkan Balasan