Scroll untuk baca artikel
17 AGUSTUS FLYER bu Merry for web square
17 AGUSTUS FLYER pak Budi for web square
previous arrow
next arrow
CALEG PROVINSI SUMUT 2 FLAYER UACPAN 17 AGUSTUS
CALEG PROVINSI SUMUT 4 FLAYER UACPAN 17 AGUSTUS
CALEG PROVINSI SUMUT 2 FLAYER UACPAN 17 AGUSTUS
CALEG PROVINSI SUMUT 4 FLAYER UACPAN 17 AGUSTUS
previous arrow
next arrow
HeadlineHukrim

Polres Labuhanbatu Dalami Tewasnya Pasutri yang Tergantung di Kolong Jembatan

×

Polres Labuhanbatu Dalami Tewasnya Pasutri yang Tergantung di Kolong Jembatan

Sebarkan artikel ini

mediasumutku.com | LABUHANBATU – Polisi terus dalami motif dibalik tewasnya pasangan suami istri (pasutri)Herman Ginting (58) dan istrinya Sarinah (56), warga Dusun Tasik Dua, Desa Pasir Tuntung, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan hingga kini masih tanda tanya.

Menurut Kasat Rekrim Polres Labuhanbatu AKP Jamak Purba mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan apakah keduanya tewas akibat bunuh diri atau sengaja dibunuh.

BACA :
-Masyarakat Labuhanbatu Heboh ! Ada Mayat Suami Istri Gantung Diri di Jembatan

Suami Istri Tewas Tergantung di Jembatan Diduga Dibunuh

“Jasad kedua korban akan dibawa ke rumah sakit di Siantar untuk di outops, karena kematiannya dianggap tak wajar,” kata Jamak.

Baca Juga:   Bobby Nasution Pilihan Anak Muda Kreatif Kota Medan

Untuk lebih jelasnya, kata Jamak, menyarankan agar konfirmasi langsung dengan Kapolsek setempat.

“Lebih lengkapnya abang tanya saja sama Kapolseknya langsung. Kebetulan aku ada di luar Labuhan Batu. Nanti ku kirim no hp Kapolsek ya bang,” ungkap Jamak.

Sebelumnya diketahui kedua korban tersebut pertama kali ditemukan oleh dua saksi bernama Hendra Polo Sianturi dan Amo Nainggolan yang merupakan Karyawan PT PMKS PT Sepadan. Dimana, sekitar pukul 06.45 WIB mereka tengah melintas di jambatan tersebut untuk pergi ke tempat kerjanya.

Ketika berada di tengah jembatan, kedua saksi tersebut melihat ada orang bergelantungan di bawah jembatan dan ketika didekati, ternyata korban yang tergantung dijembatan itu berjumlah dua orang. Satu pria dan satu wanita. Penemuan ini membuat warga sekitar heboh. Polisi pun bergegas ke lokasi.

Baca Juga:   Bos LJ Hotel Ternyata DPO  Kasus Penipuan, Diminta Segera Ditangkap

Kapolsek Bilah Hilir, Iptu Krisnat Indratno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Iya benar. Sepasang suami istri,” katanya.

Dari data yang mereka dapat diketahui kedua korban bernama Herman Ginting (58) dan istrinya Sarinah (56), warga Dusun Tasik Dua, Desa Pasir Tuntung, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Krisnat menuturkan bahwa, saat mendapat laporan dari masyarakat itu petugas langsung turun ke lapangan. Dua orang korban itu langsung dievakuasi ke rumah kontrakan mereka yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Kita mengevakuasi korban ke rumah kontrakannya yang tidak jauh dari jembatan itu,” tuturnya.

Petugas juga masih mengumpulkan data dan keterangan di lapangan, untuk mencari penyebab pasti meninggalnya sepasang suami istri itu. Polisi juga telah melakukan olah TKP.

Baca Juga:   Kapolres AKBP Robin Simatupang Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Bersama DPRD Sergai

“Untuk motif dan penyebab kematian, kita belum bisa simpulkan. Masih dalam penyelidikan dan petugas masih terus mengumpulkan keterangan,” sebut Krisnat.