Berita Sumut Headline Sumut

Puluhan Tahun Jalan Tak Dibangun, Penantian Warga Penggalangan Terbalaskan

SERGAI– Penantian warga Penggalangan berakhir, setelah puluhan tahun jalan Kampung Pon-Jalan Bakaran Batu di Desa Penggalangan Kecamatan Sei Bamban tak pernah diperbaiki

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akan segera melakukan pengerjaan pembangunan jalan dikawasan tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan didampingi Kepala Dinas PUPR Sergai Johan Sinaga saat meninjau progress pemeliharaan ruas jalan Kampong Pon – jalan Bakaran Batu Kecamatan Sei Bamban, Kamis (30/6/2022).

“Pemerintah kabupaten Serdang Bedagai akan segera memperbaiki jalan Kampung Pon-Jalan Bakaran Batu Kecamatan Sei Bamban sepanjang 2.444 meter dengan lebar 4 meter. Perbaikan dilakukan menggunakan Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2022,” ungkapnya.

Ia juga meminta maaf kepada warga yang merasa terganggu akibat proses pembangunan. “mungkin dalam 6 bulan ini jalan berabu karena kita juga bangun drainasenya sepanjang 680 meter. Sehingga material kerukan mungkin akan mengganggu bapak ibu sekalian, harap dimaklumi,” ucapnya saat menyapa warga.

Sementara itu, warga dusun 4 Desa Penggalangan, Santun Sihombing mengucapkan terimakasihnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai Dharma Wijaya dan Adlin Tambunan (Dambaan)yang sudah memperhatikan jalan di Desa Penggalangan.

“Selaku warga di Desa Penggalangan, sangat bersyukur kami jalan ini dibangun, jika bisa secepatnya jalan ini dibangun karena kondisi jalan ini sudah sangat merisaukan,”jelasnya.

Ia mengaku jika jalan ini sudah rusak sejak tahun 2000. “sudah 20 tahunan jalan ini rusak dam belum pernah diperbaiki. Bahkan kami sempat melakukan aksi menanam pohon pisang untuk meminta perbaikan jalan, akhirnya dijawab Pemerintah. Kami ucapkan terimakasih,”tandasnya.

Selain memperbaiki jalan, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai juga akan melakukan rehabilitasi jembatan penghubung ruas jalan Kampung Pon – Jalan bakaran batu (Simpang Kelapa Tinggi) Kecamatan Sei Bamban sepanjang 9 meter kali 5 meter.

Derita kami mulai berkurang sejak dilakukan Normalisasi di Sungai ini. Jika tidak, setiap air laut pasang dan hujan satu hari saja sudah banjir. Namun kini alhamdulillah, sejak dinormalisasi banjir tidak menjadi kekhawatiran lagi.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Bupati Sergai H.Darama Wijaya yang sangat peduli dengan derita masyarakat bawah.’ujar Usman (64) warga Dusun I Desa Sei Rejo.

Ungkapan bahagia juga disampaikan oleh Budi (53) warga yang sama, dimana Bantaran Sungai Sei Rampah di Dusun I Desa Sei Rejo bisa dijadikan sebagai objek wisata. Nah, ini tentunya akan memberikan peluang bagi masyarakat sekitar untuk bekerja dan meningkatkan perekonomian di Pasca Pandemi Covid-19.

“Terimakasih pak Bupati yang telah menormalisasi Sungai ini. Kami siap menjaga kebesihan lingkungan dan tanamana yang baru saja ditanam. Terus terang saat ini saya dan keluarga sudah bisa nyeyak tidur ketika cuaca hujan. Sebab, selama ini perasaan terus dihantui dengan banjir ketika hujan. Namun sejak di normalisasi, banjir mulai menjauh.Alhamdulilan, Allah SWT telah memberkan pertolongan bagi masyarakat dalam mengatasi banjir,” tandasnya.

(MS8)