Berita Sumut Headline Olahraga Sumut

Riad Madani Tidak Hanya Lahirkan Generasi Cerdas, Tapi Juga Berkarakter dan Berdaya Saing

DELI SERDANG-Sampai hari ini, sekolah Riad Madani yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Riad Madani tetap konsisten dengan tujuan awalnya, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses pendidikan mulai dari pendidikan usia dini sampai kepada pendidikan dasar (SD) dan pendidikan menengah (SMP).

Sejak didirikan, tahun ajaran 2022/2023 ini sekolah Riad Madani akan menghasilkan lulusan perdananya pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kalau pada jenjang pendidikan TK dan SD sudah melepas banyak lulusan.

Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Riad Madani Dra. Hj. Sukmawati Nasution didampingi Kepala Sekolah SD Ade Suhendra Wahyu Lubis, S.Pd saat dihubungi wartawan, Senin (12/12/2022), konsep awal dari pendirian sekolah ini adalah bagaimana masyarakat yang ada di sekitar kita bisa sekolah.

“Setelah anak-anak bisa sekolah, maka tugas sekolah dan guru adalah bagaimana anak tersebut memiliki kemampuan dalam membaca, menulis dan berhitung berkolaborasi dengan orang tua siswa tentunya. Itu dulu konsep awalnya,” katanya.

Lalu kemudian, lanjut Sukmawaty Nasution setelah anak akrab dengan dunia pendidikan, mengenal sekolah dan sudah memiliki keinginan untuk belajar, maka tugas guru akan semakin berat, yaitu bagaimana mendidik anak menjadi insan yang cerdas, berkarakter dan memiliki kemampuan daya saing yang kuat.

“Ini bukan pekerjaan yang mudah bagi seorang guru, terutama di era serba teknologi sekarang, dimana anak-anak sudah akrab dengan teknologi dan semua informasi bisa diakses dengan kemajuan teknologi tersebut,” tandasnya.

Menyikapi hal ini, sekolah Riad Madani selalu menekankan kepada setiap guru agar tidak hanya mengajar di kelas, tapi juga belajar untuk mendapatkan hal-hal baru dan pola ajar yang baru untuk membuat anak tidak mudah bosan dengan pembelajaran.

“Itu sebabnya, di sekolah kita pola pembelaharannya tidak hanya berfokus pada mata pelajaran saja, tapi juga praktek dan outbond untuk mengenali langsung lingkungan sekitarnya. Antara lain, Riad Madani menerapkan pendidikan ekstrakurikuler yang beragam dan memberikan kebebasan bagi peserta didik untuk memilih ekstrakurikuler mana yang diminati,” tegasnya.

Satu hal penting dan menjadi budaya di sekolah Riad Madani, kata Sukmawaty Nasution adalah dimana seluruh siswa setiap pagi sebelum pelajaran sekolah dimulai selalu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan doa bersama.

Kepala Sekolah SD Ade Suhendra Wahyu Lubis menyampaikan bahwa ekstrakurikuler yang ada di Riad Madani ada beragam. Ada olahraga seperti karate, renang, futsal, badminton dan tenis meja. Ada juga drumband, paskibra, tari dan pilihan lainnya.

Salah satu yang rutin diberikan kepada siswa adalah belajar berenang. Karena seperti kata orang bijak, sehebat apa pun Anda dalam membaca buku tentang berenang, dan mempelajari seluruh gaya dalam berenang, Anda tidak akan bisa berenang kalau Anda tidak terjun langsung ke kolam renang.

“Belajar berenang rutin kita lakukan secara bergiliran untuk melatih anak tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tapi juga kemampuan berkompetisi dan membuktikan bahwa setiap anak yang sekolah di Riad Madani bisa berenang walau hanya dasarnya saja,” katanya.

Tidak hanya berenang, lanjut Ade Suhendra Wahyu Lubis, peserta didik di Riad Madani diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai kompetisi, seperti lomba melukis, lomba mewarnai, pertandingan futsal serta kompetisi lainnya.

“Dengan mengikuti berbagai kompetisi, maka siswa kita akan dilatih untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, pembentukan karakter tapi juga kemampuan untuk berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportifitas akan membentuk anak siap bersaing dalam menghadapi setiap kompetisi,” tandasnya.