Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
BermartabatKesehatanMedanNasionalPolitikSumut

Ribut Soal Anggaran Covid-19, Ketua Perkumpulan de14 Geleng Kepala

×

Ribut Soal Anggaran Covid-19, Ketua Perkumpulan de14 Geleng Kepala

Sebarkan artikel ini

>>> Muhri : Harusnya Dibantu Pendistribusiannya Agar Tepat Sasaran

Mediasumutku.com | Medan – Ramainya berita tentang anggaran harga sembako yang dituding telah terjadi mark up, membuat sejumlah pihak menjadi gerah. Apalagi yang meributkan hal tersebut adalah anggota dewan yang seharusnya ikut membantu mendisitribusikan paket sembako untuk ke masyarakat, sehingga penanganannya tepat sasaran.

Termasuk tokoh muda yang satu ini, Muhri Fauzi Hafiz. Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 ini mengaku terusik karena yang dihebohkan oleh Anggota DPRD Sumut bukan masalah penanganan terhadap korban yang terdampak covid-19, tetapi malah soal anggaran.

“Semestinya jangan soal anggaran yang diutamakan, tetapi seharusnya dibantu proses distribusi agar semua sampai pada sasaran dan masyarakat terbantu. Soal anggaran, nanti. Urus dulu rakyat, agar mampu bertahan di tengah wabah corona yang masih merajalela sampai sekarang,” sebut Muhri Fauzi Hafiz, sembari mengaku prihatin dengan berita-berita yang muncul menyebutkan telah terjadi mark up harga sembako di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:   Pemprov Sumut Dukung Pengusulan Pendiri Al Washliyah Jadi Pahlawan Nasional

Salah satu contohnya, dilontarkan oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Ziera Salim Ritonga yang menyebutkan, pengadaan sembako untuk bantuan masyarakat terdampak Covid-19 yang ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut dinilai terlalu mahal dan diluar kewajaran. Dia menuding anggaran untuk pengadaan tersebut dimarkup lebih dari Rp15,8 miliar.(japs)