Ekonomi

Rupiah Spot Naik Bertengger di Level Rp13.934/Dolar AS

mediasumut.com | JAKARTA – Kurs rupiah relatif stabil sejak awal tahun ini di mana nilai tukar rupiah menguat tipis cenderung stabil. Kurs rupiah menguat 0,07% dari posisi penutupan perdagangan kemarin.

Pada perdagangan Selasa (7/1) pukul 8.07 WIB kemarin, kurs rupiah spot menguat ke Rp 13.934 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kemarin, Bank Indonesia intervensi setelah rupiah melemah dalam tiga hari perdagangan berturut-turut sejak awal 2020. Intervensi ini dilakukan di obligasi negara, pasar domestic non-deliverable forwards dan pasar spot untuk mitigasi risiko paparan konflik Iran-AS.

“Investor hati-hati menimbang paparan terhadap rupiah mengingat current account deficit Indonesia bisa melebar jika harga minyak terus menanjak,” kata Chang Wei Liang, macro strategist DBS Bank di Singapura kepada Bloomberg.

Kurs rupiah menguat seiring dengan pelonggaran pasar, yakni penurunan harga minyak dan emas, serta kenaikan bursa AS pada perdagangan kemarin.

Penguatan rupiah pagi ini pun beriringan dengan penguatan mayoritas mata uang Asia. Won memimpin penguatan mata uang Asia, disusul peso, dolar Taiwan, rupiah, ringgit, yuan offshore, dolar Singapura dan baht. Sementara safe haven yen yang kemarin melaju kencang pagi ini terkoreksi tipis. Pelemahan juga terjadi pada dolar Hong Kong pada pagi ini.

Sementara indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia pagi ini melemah tipis ke 96,65 dari posisi kemarin pada 96,67.