Headline Kesehatan Sumut

Terkini Sumut, ODP Turun 3.638 Orang, PDP Naik 122 Orang, Positif Covid -19 Ada 56 Orang dan Meninggal Tetap 5 Orang

Mediasumutku.com | Medan — Terkini, Sumatera Utara atau Sumut, Per 5 April 2020, masih adanya wabah virus corona atau covid-19 yang mengancam. Ini dibuktikan dengan bertambahnya orang yang terpapar virus tersebut.

Hal ini dikatakan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Mayor Kes. Dr. Whiko Irwan Sp.B, saat konfrensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, minggu (5/4/2020).

Menurut data yang berhasil dihimpun Gugus Tugas Covid-19 Sumut maka jumlah meninggal dunia positif covid-19 sebanyak 5 orang. Dan status positif covid 5 orang yang meninggal tersebut, 4 orang diantaranya diperoleh dari hasil pemeriksaan swab dan 1 orang hasil dari rapid test.

Jumlah 5 orang meninggal dunia itu, menunjukkan adanya pertambahan 2 orang dibandingkan data sebelumnya yaitu Jumat (03/04/2020) sore yang hanya berjumlah 3 orang.

Namun ada kabar baik, yakni 1 orang pasien positif covid-19 di Sumut, dinyatakan sembuh. Sebelumnya, pasien yang diketahui, dirawat di rumah sakit Haji Adam Malik.

Pasien dalam Pengawasan (PDP) corona di Sumut hingga Minggu sore, juga terus bertambah, yakni menjadi 122 orang atau tambah 5 orang atau 4 % dari Sabtu sore yang hanya 117 orang.

Dan pernurunan juga terjadi pada status Orang dalam Pemantauan (ODP), yakni menjadi 3638 orang dari hari sebelumnya 3.794 orang. Jumlah itu menurun 156 orang atau turun 4,2% dari kemarin.

Semakin bertambahnya jumlah yang terpapar positif covid-19 di Sumut, kata whiko yang juga Kepala Rumah sakit TNIAU Medan itu, mengingatkan kembali perlunya pencegahan secara bersama-sama secara ketat.

“Dari data yang ada, bahwa jelas terlihat yang terpapar corona di Sumut masih terus berlangsung. Oleh karena itu pertimbangkan kembali kalau akan bepergian kemana pun,” tegas Whiko.

Tempat yang paling aman saat ini adalah berada di rumah bersama keluarga. “Oleh karena itu pertimbangkan baik-baik. Kami menyarankan tidak usah bepergian apalagi dalam situasi yang kita lihat secara data dari hari ke hari kasus ini semakin bertambah,” pungkas whiko.