Ekonomi

Tingkatkan Kompetensi, Perbarindo dan BPR Gelar Pelatihan

mediasumutku.com|MEDAN- Untuk meningkatkan kompetensi, DPD Perbarindo (Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia) Sumatera Utar bekerjasama dengan Lembaga Certif BPR (Bank Perkreditan Rakyat)/BPR Syariah mengadakan Pelatihan Jarak Jauh (PPJ) sertifikasi kompetensi kerja bagi direksi dan komisaris BPR secara online.

Pelatihan diadakan selama 7 hari dimulai dari 7 September 2020 sampai dengan 15 September 2020.

Acara dibuka oleh Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Yusup Ansori, dan Ketua DPD Perbarindo Sumut, Syafruddin Siregar.

“Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mulai membentuk kebiasaan baru yang baik bagi kita dalam lingkungan kerja, sosial serta lingkungan bermasyarakat, salah satunya adalah kegiatan hari ini yang positif untuk meningkatkan kompetensi pengurus BPR”, ujar Yusup, Selasa (15/9/2020).

Kegiatan tersebut membahas beberapa aspek terpenting dalam mengelola BPR dengan optimal seperti penerapan tata kelola perusahaan, menajemen kepemimpinan, penerapan peraturan dan perundangan, perencanaan kebutuhan likuditas ataupun cakupan teknis berupa analisis keuangan dan non keuangan.

“Kami telah melakukan pemetaan terhadap tantangan besar dalam industri BPR dalam 5 kelompok yaitu (i) Permodalan, (ii) Pengurus (manajemen), (iii) Tata kelola (GCG), (iv) Teknologi Sistem Informasi (TSI), dan (v) Kebijakan Pemerintah,” tambah Yusup.

Berdasarkan pemantauan Kantor OJK Regional 5 Sumbagut, kondisi stabilitas sistem keuangan sampai saat ini masih tetap terjaga dengan kinerja intermediasi yang positif. OJK mencatat, hingga Juli 2020, kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan menunjukkan tren pertumbuhan meskipun dalam kondisi pandemi.

Per Juli 2020, terdapat 60 BPR/BPRS yang beroperasional di Sumatera Utara, 53 diantaranya adalah BPR dengan 136 jaringan kantor dan sisanya sebanyak 7 BPRS dengan 13 jaringan kantor. Kinerja BPR/S di Sumatera Utara cenderung membaik, dimana pada posisi Juli 2020 (yoy), total aset tumbuh sebesar 4,69% dari Rp1,923 Triliun menjadi Rp2,013 Triliun.

Sejalan dengan itu, Dana Pihak Ketiga tumbuh sebesar 6,04% dari Rp1,457 Triliun menjadi Rp1,545 Triliun, dan Kredit tumbuh sebesar 1,43% dari Rp1,362 Trilyun menjadi Rp1,382 Triliun.

“Kami berharap agar pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas, kapasitas dan profesionalisme Pengurus BPR, sehingga menjadi industri jasa keuangan yang tangguh, stabil, berdaya saing dan tumbuh berkelanjutan serta kontributif terhadap pemerataan kesejahteraan masyarakat,”jelasnya.

Yusup juga mengharapkan, seluruh Pengurus BPR di Sumatera Utara menjadi lebih solid baik melalui wadah Perbarindo maupun wadah perkumpulan lain, dalam rangka program peningkatan mutu dan kualitas SDM serta pertukaran informasi antar BPR. (MS11)

Tinggalkan Balasan