Headline

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 29 Kg Sabu dan 60 Ribu Ekstasi di Perairan Asahan

Tanjungbalai – TNI AL berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari Malaysia yang diangkut menggunakan sampan nelayan di alur sungai Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut).

“Penangkapan dilakukan oleh tim Lanal Tanjungbalai Asahan pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2020 pukul 06.55 WIB di alur sungai Bagan Asahan,” kata Panglima Koarmada I, Laksmada Muda TNI Arsyad Abdullah saat menggelar konferensi pers di Markas Komando Lanal Tanjungbalai Asahan, Rabu (22/6/2022).

Gagalnya penyelundupan ini setelah TNI AL mendapatkan informasi intelijen akan masuknya narkoba yang diangkut menggunakan sampan melalui perairan Asahan. Dua orang pria diamankan warga Tanjungbalai berinisial S (40) dan RS (40) dari atas sampan bersama barang bukti narkoba berupa ekstasi dan sabu.

“Keduanya diamankan dari kapal, mereka bukan nelayan. Barang bukti disita 29 kilogram sabu dan 6 ribu butir pil ekstasi,” terang Arsyad.

Arsyad mengatakan kedua pria ini ditugaskan untuk menjemput narkoba tersebut berangkat menggunakan sampan ke tengah laut pada hari Senin (20/6) pukul 15:00 WIB. Sebelum berangkat mereka diberikan sebuah ponsel yang nantinya akan ada dihubungi oleh seseorang untuk mengantarkan barang tersebut.

Namun dalam perjalanan pulang, di tengah jalan pengantaran barang keduanya diciduk oleh tim patroli Lanal TBA. Petugas berhasil mengidentifikasi ciri kapal serta menemukan barang bukti narkoba tersebut yang disimpan di dalam kotak penyimpanan pendingin ikan.

Kini Lanal TBA masih menyelidiki kemungkinan pengembangan dan terhadap tersangka lainnnya yang diduga ikut berperan memasukkan narkoba tersebut ke wilayah Sumut.

“Saat ini kami masih lakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap para pelaku lain bekerjasama dengan pihak terkait,” ujarnya.

Terkait digagalkannya peredaran narkoba dari Malaysia ini, Arsyad mengapresiasi kinerja satuannya yang menjaga komitmen untuk pemberantasan narkoba dengan tidak kompromi terhadap ancaman yang mengganggu kedaulatan negara.

“Komitmen TNI AL sudah sangat jelas dan tegas, tidak ada kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan termasuk tindak pidana dan pelanggaran di laut. Patroli tetap dilakukan guna mencegah segala bentuk pelanggaran sesuai dengan komitmen Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu turut juga hadir Danlantamal I, Laksamana Pertama TNI Johanes Djarnako Wibowo. (MS10)