Ekonomi

Hingga Oktober, Harga CPO Naik Turun

mediasumutku.com| MEDAN- Harga CPO (Crude Palm Oil) belakangan ini bergerak sangat volatile. Sempat di atas 3.000 ringgit per ton. CPO di bulan ini sempat terpuruk hingga 2.700-an per ton, dan selama sepekan terakhir berbalik naik dan mencapai 2888 ringgit per ton. Naik turunnya harga CPO terjadi akibat pasang surut sisi persediaan yang sempat mendongkrak harga sebelumnya.

Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, perkembangan ekonomi belakangan ini juga menjadi kabar yang seharusnya tidak begitu menguntungkan bagi harga CPO. Dan, satu-satunya sentiment yang sempat mendongkrak harga CPO di pekan ini adalah harga minyak dunia yang sempat melompat 5%. Kenaikan harga minyak dunia tersebut lebih dipengaruhi oleh kondisi kesehatan Presiden AS yang membaik.

“Ekspektasi membaiknya harga komoditas bermunculan. Dimana AS juga berencana akan menggelontorkan stimulus. Kebijakan ini memicu sikap optimis pelaku pasar akan kemungkinan membaiknya aktifitas ekonomi di AS, yang akan bermuara pada kenaikan harga komoditas dunia nantinya. Hanya saja, masih dalam tahapan negosiasi di AS sendiri,” katanya, Minggu (11/10/2020).

Gunawan melihat, harga CPO masih akan berpeluang bergerak tidak jauh berbeda dibandingkan dengan kondisi sebelumnya dalam jangka pendek. Atau kondisi terakhir saat ini. Selama stok belum mengalami kenaikan, harga CPO masih akan mampu berthan di atas 2700 ringgit per ton. Dan akan membaik lagi seandainya ada ekspektasi pemulihan ekonomi global.

“Produk turunan CPO seperti minyak goreng di masyarakat juga akan bertahan mahal. Setelah selama beberapa bulan sebelumnya harga minyak goreng sempat berada diksiaran 11 ribuan per Kg. Harga minyak goreng sempat lompat ke angka 12.500 per Kg, manakala CPO sempat meroket diatas 3000 ringgit,” ujarnya.

Dan saat ini harga minyak goreng stabil dalam rentang 12 ribu hingga 15 ribu per Kg. Belum mengalami perubahan harga. Namun saya melihat harga minyak goreng juga akan bertahan mahal dalam jangka pendek. (MS11)

Tinggalkan Balasan