Headline Peristiwa Sumut

Terekam CCTV, Jemaah Masjid di Tanjungbalai Wafat saat Sedang Salat

TANJUNGBALAI – Seorang jamaah pria di Tanjungbalai, Sumatera Utara wafat saat sedang salat sunat Tahiyyatul Masjid sebelum melaksanakan Salat Magrib. Kejadian tersebut terekam CCTV, viral dan diunggah ke sosial media facebook dilihat Wartawan, Jumat (27/8/2021) video tersebut telah dibagikan ribuan kali.

“Salah satu Jemaah Masjid Besar Bapak KALPEN SIMANGUNSONG (Dewan Penasehat BKM Masjid Besar Sei Tualang Raso) telah menghebuskan nafas terakhirnya tepat saat sedang melaksanakan sholat Tahiyatul Masjid sebelum sholat Magrib. Berjalan dari rumah dalam keaadan sudah berwudhu, menggunakan pakaian terbaiknya yang rapi lagi bersih,” pengunggah lewat akun Masjid Besar dalam postingannya.

Kejadian tersebut, disebut terjadi pada Kamis (26/8) sekitar pukul 18:35 WIB, atau beberapa menit sebelum adzan magrib dikumandangkan.

Dalam video yang dibagikan berdurasi 3 menit 52 detik tersebut suasana sempat memperlihatkan Kalpren yang mengenakan kain sarung dan berbaju putih berjalan memasuki masjid. Belum ada tanda apapun saat ia mulai meletakkan sandal dan membuka pintu masuk ke dalam masjid.

Setelahnya, ia sempat mengarahkan tiga orang bocah lelaki yang saat itu sempat bermain di dalam masjid untuk tenang dan tidak bermain di dalam masjid.

Kalpen kemudian melakukan salat sunat dua rakaat. Namun pada rakaat ke dua dalam posisi sujud ia tidak kembali bangkit. Seorang pria yang curiga melihat kejadian Kalpen tidak bangkit sempat membangunkannya namun tidak mendapatkan respon.

Tak lama, kejadian tersebut mendapat perhatian dari jamaah yang telah berada di dalam masjid. Tubuh Kalpen sempat dibaringkan karena tak kunjung sadar, ia kemudian digotong oleh jemaah lainnya ke luar masjid.

Berdasarkan narasi dalam postingan itu, disebutkan kejadian itu terjadi di Masjid Besar Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai.

Wakil ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Subuh Muhammad yang dikonfirmasi wartawan membenarkan meninggalnya salah seorang jamaah mereka.

“Usia almarhum sekitar 62 tahun, setiap hari memang datang ke Masjid lima waktu, dan jarak rumahnya ke masjid kurang lebih 100 meter,” kata Subuh saat dikonfirmasi wartawan.

Ia juga menjelaskan almarhum sebelumnya tidak menderita penyakit berat apapun dan masih dalam kondisi sehat datang ke Masjid, bahkan beberapa hari lalu masih mengikuti rapat bersama pengurus BKM lainnya.

“Mungkin sudah memang begitu ketentuannya. Almarhum sudah dimakamkan habis salat Jumat tadi,” jelas Subuh. (Edt01)