Sumut

DPRD Asahan Pesimis Soal Pengadaan Armada Pengangkutan Sampah

mediasumutku.com | ASAHAN–Meskipun tumpukan sampah yang mengular di Jalan Sutan Syahrir Kisaran, Asahan, Sumatera Utara kini sudah lebih baik dan rapi dibandingkan sebelumnya. Namun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Asahan masih pesimis terkait keberadaan truk sampah.

Ketua Komisi D DPRD Asahan, Ilham Sarjana yang membidangi lingkungan hidup menyatakan, turut prihatin dan khawatir terhadap persoalan sampah terutama wilayah perkotaan di Asahan. Ia juga pesimis hal itu bisa segera teratasi.

Banyak faktor menurut Ilham, yang membuat sampah menjadi hal yang harus diperhatikan. Selain prilaku masyarakat, infrastruktur pengelolaan sampah di Asahan seperti, armada truk pengangkutan dan ketersediaan bak ambrol masih kurang.

“Komisi D beberapa waktu lalu pernah konsultasi ke dinas lingkungan hidup Sumut terkait ini. Salah satunya kita sudah mohonkan bantuan armada truk dari provinsi,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Mengingat, kata dia, kondisi truk pengangkutan sampah di Asahan jumlahnya terbatas dan usia pemakaiannya juga sudah tua dan tidak pernah ada penambahan armada baru.

“Sebab kalau dilihat dengan kondisi sekarang ini kita pesimis (truk sampah) terealisasi dalam waktu dekat. Tapi kalau dinas terkait memiliki komitmen akan hal itu, komisi D pasti akan menguatkannya,” kata Ilham.

Ia kembali menegaskan, jika Pemkab Asahan melalui dinas terkait memiliki semangat yang tinggi untuk mengatasi masalah sampah perkotaan maka bukan tidak mungkin semangat penghargaan Adipura yang pernah didapatkan kota Kisaran pada tahun 1993 bisa kembali diraih.

Sebelumnya, tumpukan sampah mengular di jalanan Asahan. Atas kondisi itu, Pemkab Asahan, menyalahkan warga. Sampah itu menumpuk di sisi jalan Sutan Syahrir. Kondisinya berserakan.

Berdasarkan amatan wartawan, di lokasi, Jumat (11/6/2021) di sisi badan jalan tempat warga biasa meletakkan sampah telah diberi pasir sehingga bekas sampah dan aroma bau tidak begitu menyengat. Beberapa petugas kebersihan juga terlihat mengawasi warga yang  datang mengantisipasi mereka membuangnya  di sepanjang jalan.

Hal itu berkat kerja keras petugas di lokasi yang setiap saat bekerja merapikan sampah yang dibuang warga.

“Sudah lebih rapi ini pak, dibandingkan kemarin sampahnya masih berserak kemana mana,” kata Syahrial Simangunsong salah seorang warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asahan Agus Jaka Putra Ginting menyebutkan, sampah itu sengaja dibuang di pinggir jalan oleh warga yang enggan membayar retribusi pengangkutan sampah.

“Ini masih dikerjai (dibersihkan). Memang dari masyarakat membuang sampah di situ. Sebenarnya dari aturan itu bisa dijemput. Cuma sampah yang di sini kan dibuang masyarakat yang tak membayar retribusi,” kata Agus saat dimintai konfirmasi, Senin (7/6). (MS10)

Tinggalkan Balasan