Ekonomi

Rupiah Spot Bakal Bergerak Relatif Stabil

mediasumutku.com | JAKARTA – Kurs rupiah diperkirakan akan bergerak relatif stabil pada perdagangan pekan depan. Jumat (17/1), rupiah ditutup pada level Rp 13.645 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,02% dibanding sehari sebelumnya. Sepanjang sepekan ini, rupiah menguat 0,92%.

Ekonom Bank BCA David Sumual menilai pekan depan, kondisi pasar tidak akan diselimuti data fundamental penting. Sehingga ia menyebut rupiah akan bergerak secara sideways dan naik turun secara tipis.

“Dari dalam negeri tidak ada sentimen yang berarti sementara dari luar juga tidak ada berita baru atau rilis data ekonomi yang bisa menggerakkan rupiah. Sehingga rupiah akan stabil kecuali ada sentimen baru pada pekan depan,” ujar David.

Setali tiga uang, analis Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf menyebut pada pekan depan rupiah akan bergerak stabil namun memiliki potensi untuk melemah tipis. Ia menyebut sentimen dari dalam negeri mungkin berasal dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 22-23 Januari.

“Pada rapat tersebut, BI kemungkinan masih akan mempertahankan suku bunga acuan 5%. Sementara pasar juga sudah antisipasi dan sudah terlihat indikasinya pada pekan ini,” terang Deddy.

Baik Deddy dan David sama-sama memproyeksikan rupiah akan bergerak di rentang terbatas pada pekan depan. Keduanya memperkirakan rupiah berada di kisaran Rp 13.620 per dolar AS hingga Rp 13.700 per dolar AS.