Bermartabat Ekonomi Headline Kesehatan Medan Otomotif Pemprov Sumut Sumut

Ikuti Pelatihan UMKM, Solusi Syahrial di Saat Pandemi Covid-19

Mediasumutku.com I Medan: Syahrial Elfin (48) hampir saja kehilangan akal menghadapi pandemi Covid-19 saat ini. Pekerjaannya sebagai tukang servis AC freelance ini membuatnya harus putar otak agar dapat terus survive menghidupi seorang istri dan tiga anak perempuannya.

Sudah hampir setahun ini Syahrial terpuruk karena pendapatannya dari menservis AC tidak semanis sebelum pandemi. Agar dapat menghidupi dirinya dan keluarganya, Syahrial putar haluan menjadi pengemudi mobil online. Namun profesi barunya itu tak menjawab kebutuhan hidupnya yang kian hari kian bertambah berat.

“Sudah hampir setahun ini aku hampir kehilangan akal Bang. Jadi tukang servis AC freelance dan pengemudi online tidak menjawab segalanya. Kebutuhan ekonomiku bertambah. Aku benar-benar kesulitan membiayai angsuran per bulan mobilku. Belum lagi membiayai ekonomi keluarga,” kata Syahrial kepada mediasumutku.com di sela-sela melakukan pekerjaannya di sebuah bengkel di Kawasan Jalan Thamrin Medan, Sumatera Utara, Jumat (2/10) siang.

Namun sejak hampir sebulan lalu, Syahrial bersama teman-temannya sesama pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Medan merasa diberi motivasi dalam berusaha. Dia dan kawan-kawannya mendapat kesempatan mengikuti program pelatihan kewirausahaan produktif bidang otomotif yang diadakan Kantor Dinas Tenaga Kerja Propinsi Sumatera Utara bersama dengan Lembaga swasta PT Innovam Indonesia Global di Medan belum lama ini.

“Pelatihan yang saya ikuti itu menjadi motivasi dan stimulus dari Gubernur Sumatera Utara dan dari PT Innovam untuk kami pengusaha kecil yang sangat terdampak Covid-19 ini,” tutur Syahrial

Dia bersyukur setelah pelatihan itu, para pengusaha UMKM ini tidak hanya diberikan sejumlah uang saja, melainkan juga diberikan secara gratis berupa sejumlah peralatan usaha, seperti seperangkat kunci perbengkelan, peralatan foging mobil, dan lainnya.

“Saya mendapat peralatan fogging mobil secara gratis. Dengan alat ini saya lumayan mendapat order fogging mobil dari klien-klien saya di beberapa bengkel mobil di Medan,” kata Syahrial.

Dari data yang ada saat ini terungkap bahwa jumlah pengangguran yang ada di Sumatera Utara selama pandemi ini telah mencapai sedikitnya 18 ribu orang. Belum lagi jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang harus pulang ke Sumatera Utara jumlahnya mencapai sekitar 7.600 orang. Tentu saja ini menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan bagi pemerintah Propinsi Sumatera Utara dalam mengatasi pengangguran.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Propinsi Sumatera Utara, Harianto Butar butar, pihak Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Sumut sudah menyediakan 24 paket pelatihan yang disebar ke 12 kabupaten dan kota di Sumatera Utara, dan diikuti oleh lebih dari 400 pengusaha kecil dan menengah.

Sementara itu, Direktur PT Innovam Indonesia Global, Hasustan Kosim, kepada mediasumutku.com, di kantornya di Kawasan CBD Polonia Medan awal pekan lalu mengatakan bahwa pihaknya selalu siap melakukan kerja sama melakukan pelatihan Bersama pihak Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara.

“Kami sudah bekerja sama dengan beberapa mal yang ada di Medan agar para pengusaha UMKM ini dapat menawarkan jasa fogging kepada sejumlah pengendara dan pemilik mobil yang sedang parkir di mal-mal itu. Di sana mereka dapat meraih keuntungan,” kata Kosim yang akrab disapa Abok ini.