Headline Peristiwa

Korban Pitbull, Medan Rotary Club Biayai Pengobatan Sampai Sembuh

mediasumutku.com | MEDAN : Mishael Wike Tannaka, bocah berusia 8 tahun korban penyerangan anjing Pitbull peliharaan orangtuanya, sampai Selasa (26/11/2019), masih membutuhkan perhatian serius dari tim medis Rumah Sakit Columbia Asia di Jalan Listrik Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Putri pasangan Zefry Tan dan Yenyen alias Yenti itu mengalami luka parah di bagian wajahnya akibat gigitan anjing Pitbull di rumahnya Jalan KL Yos Sudarso Gang Cipto Nomor 41 D, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sabtu (23/11/2019) sore. Anjing peliharaan keluarga yang menyerang Mishael bernama Pablo.

“Kondisi Mishael secara berangsur mulai membaik namun masih mendapatkan perhatian serius dari pihak medis. Luka paling parah di bagian pipi akibat gigitan anjing yang menembus mulut. Peristiwa ini di luar dugaan dan sangat menyedihkan kami selaku oramgtuanya,” ujar orangtua Mishael, Zefry Tan di Rumah Sakit Columbia Asia Medan.

Zefry menceritakan, peristiwa penyerangan yang menimpa anaknya itu saat dirinya bersama istri sedang tidak ada di rumah. Sebelum pergi, pria yang berprofesi sebagai tukang ojek online ini, terlebih dahulu memandikan anjing peliharaannya itu, Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu, Pablo dimasukkan ke dalam kandang.

“Saya keluar rumah bersama istri untuk membeli mangkuk. Mishael kami tinggal di rumah karena sebelum kami pergi, anak kami itu sedang tidur di kamar. Di rumah itu ada adik saya bernama Chandra. Saat itu, Chandra sedang memperbaiki laptop, dan setelah selesai langsung mandi. Mishael terbangun saat Chandra di kamar mandi,” katanya.

Mishael, lanjut Zefry, kemudian melihat Pablo yang masih dalam keadaan basah di kandang. Diduga, saat itu Mishael langsung membuka pintu kandang anjing tersebut. Mishael langsung menjerit sekuat-kuatnya saat mendapatkan serangan anjing itu. Chandra pun terkejut dan bergegas menuju asal suara keponakannya tersebut.

“Adik saya yang menyelamatkan putri kami ini. Chandra langsung menghubungi saya, meminta segera pulang karena Mishael terluka parah akibat diserang Pablo. Kejadian penyerangan itu sekitar pukul 16.05 – 16.08 WIB. Saat itu, wajah Mishael sudah berlumuran darah. Kami melarikannya ke RS Mitra Medika dan kemudian dirujuk ke RSU Pirngadi Medan,” katanya.

Satu jam di rumah sakit pemerintahan Kota Medan itu, sambung Zefry, pihaknya mendapatkan telepon dari perwakilan organisasi kemanusiaan, Medan Rotary Club. Mereka menyarankan Zefry merujuk anaknya ke RS Columbia Asia. Organisasi itu bersedia memberikan bantuan terhadap Mishael selama dirawat. Keluarga pun langsung merujuk Mishael.

Medical Service Manager RS Columbia Asia Medan, dr Sabar Petrus Sembiring menyampaikan, Mishael dirujuk ke rumah sakit itu, Minggu (24/11/2019) sekitar pukul 00.46 WIB. Saat dirujuk, Mishael masih dalam kondisi kritis akibat terluka parah. Pihak medis langsung mengambil tindakan cepat, membersihkan luka dan menurunkan dokter spelialis bedah plastik.

“Saat ini, kondisi Mishael sudah menunjukkan banyak perubahan, yang lebih baik dari sebelumnya. Tim medis masih terus memberikan perhatian khusus, sebab pasien masih mengalami demam dan nyeri akibat luka di wajahnya. Kita akan terus melakukan evaluasi. Semoga kondisinya semakin membaik ke depannya,” jelasnya.

Disebutkan, luka di wajah Mishael akibat gigitan anjing itu sampai ke rongga mulut. Luka di wajah Mishael sangat berat. “Namun, luka itu sudah ditangani. Kondisi pasien pun semakin stabil, sehingga penanganannya dinilai banyak mengalami kemajuan,” kata Sabar sambil menambahkan, pihaknya optimis pasien bisa sembuh.

Kencana Salim, salah seorang petinggi Medan Rotary Club menyampaikan, pihaknya akan membantu biaya pengobatan Mishael sampai sembuh. Bahkan, Medan Rotary Club akan membantu biaya pendidikan anak mengingat kondisi perekonomian orangtuanya yang dinilai kurang mampu.

“Kami belum mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk Mishael selama menjalani perawatan medis. Meski demikian, kami siap membantu seluruh biayanya, termasuk jika pasien memang diharuskan mendapatkan penanganan medis di luar negeri. Kita siap membantu,” sebutnya.