Ekonomi

Analis: IHSG Bakal Bergerak ke Area Resistance

mediasumutku.com | JAKARTA – Berdasarkan data diperdagangan Senin (13/1) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,34% ke level 6.296,57. IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada hari ini, Selasa (14/1).

Menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal positif.

“Di sisi lain, masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance,” kata Nafan dalam riset harian.

Support pertama dan kedua memiliki berada pada 6.239 hingga 6.218,13. Sedangkan resistance pertama dan kedua memiliki range pada 6.336,92 hingga 6.348,31. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.
Rekomendasi: Akumulasi Beli pada area level 13.400–13.700,
Target harga secara bertahap di level 13.925, 14.100 dan 14.775.
Support: 13.400, 13.100 & 12.875.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, 20 dan 60 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar.
Rekomendasi: Akumulasi Beli pada area 950–970
Target harga secara bertahap di level 995 dan 1.125.
Support: 950 & 920.

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Rekomendasi: Akumulasi Beli pada area 18.000–18.400
Target harga secara bertahap di level 19.125, 21.250, 23.375 dan 25.500.
Support: 18.000 & 17.000.

PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar.
Rekomendasi: Akumulasi Beli pada area level 990–1.000
Target harga secara bertahap di level 1.050 dan 1.085.
Support: 980 & 970.

PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.
Rekomendasi: Akumulasi Beli pada area level 1.970–2.030
Target harga di level 2.100.
Support: 1.950.

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar.
Rekomendasi: Akumulasi Beli pada area level 11.850–12.200
Target harga secara bertahap di level 12.400, 13.125 dan 13.850.
Support: 11.850 & 11.300.