Berita Sumut Headline Medan Politik Sumut

Ketua DPRD Medan Hasyim SE : Pemko Medan Harus Perhatikan Kesehatan Dan Tempat Tinggal Korban Kebakaran

MEDAN-Pasca kebakaran yang menghanguskan 40 rumah Jalan Wahidin Kecamatan Medan Area, Minggu (1/5/2022), dini hari sekira pukul 02.40 WIB. Dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 06.10 Wib. Alhamdulillah tak ada korban jiwa. Namun, perlu perhatikan kesehatan pasca kebakaran.

Ketua DPRD Medan Hasyim, SE minta Pemko Medan bisa berkolaborasi dengan pihak PT. KAI supaya ya bisa dibangun kembali rumah warga korban kebakaran.

“Pembangunan rumah korban kebakaran tidak bisa dilaksanakan jika tidak ada izin dari PT. KAI,” kata Hasyim.

Menurutnya, jika memang pihak PT KAI membereskan atau memberi izin dibangunnya rumah korban kebakaran. Kita akan menggalang dana dari berbagai yayasan dan para pengusaha serta lembaga lainnya demi terwujudnya rumah a masyarakat korban kebakaran

“Sebagaimana rumah korban kebakaran di Gang Bakung Kelurahan Tegal Sari 1 Kecamatan Medan Area,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan kota Medan ini meminta, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan agar memperhatikan kesehatan dari masyarakat korban kebakaran. Apalagi banyak anak-anak dari 154 warga korban kebakaran.

“Kita juga apresiasi Pemko Medan, karena sudah dengan gerak cepatnya membangun tempat penginapan sementara bagi warga korban kebakaran,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution juga meninjau korban kebakaran dan memerintahkan dinas terkait agar segera mencari tempat tinggal sementara bagi para korban kebakaran.

“Kurang lebih 154 warga jadi korban musibah ini. Sebagian sudah mengungsi ke rumah saudara. Dan sembilan di antara korban ada yang akan merayakan lebaran besok,” kata Bobby.

Selain mencarikan tempat tinggal sementara, Bobby juga memperhatikan fasilitas untuk para korban.

“Tempat tinggalnya disiapkan. Fasilitasnya seperti selimut, sleeping bag, bad cover, hingga makanan untuk yang merayakan lebaran itu akan segera kami sediakan,” kata Bobby.

Bobby Nasution juga mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan jalur untuk keadaan darurat di setiap pemukiman. Sebab diketahui petugas pemadam sulit masuk ke akses lokasi kejadian akibat kondisi pemukiman yang sempit.