Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
Headline

Pangdam I/BB: Perang Cyber dan Hoax Hancurkan Sendi Kehidupan

×

Pangdam I/BB: Perang Cyber dan Hoax Hancurkan Sendi Kehidupan

Sebarkan artikel ini

mediasumut.com | MEDAN – Dalam perayaan HUT ke-74 TNI, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Sabrur Fadhilah mengingatkan seluruh prajurit TNI dan Polri yang hadir di Hut TNI ke-74 di Lanud Soewondo, Medan, bahwa saat ini perang bukan hanya mengenai teriotorial sebuah negara tapi perang cyber dan hoax lebih berbahaya dan dapat menghancurkan sendi kehidupan.

“Saya minta kita semua waspada terhadap hoax yang dimainkan pihak yang ingin memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia harus tetap utuh dan terjaga,” kata Pangdam dalam amanatnya di upacara Hut TNI Sabtu (5/10/2019).

Fadhilah menyampaikan sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin komplek. Selain itu, perkembangan teknologi bisa membawa perubahan positif dan juga negatif.

Baca Juga:   Pangdam I/BB Lapor ke Presiden Telah Tanam 157.200 Mangrove di Lahan Seluas 204.900 M Persegi di 25 Lokasi di 24 Kodim

Menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, kata Fadhilah, diperlukan postur TNI yang dibangun sesuai dengan kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan kondisi geografis Indonesia.

“Untuk itu TNI perlu bersinergi dengan komponen bangsa. Kalau semuanya bersatu menjaga Indonesia, maka akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa dan negara,” ucap Pangdam.

Ia juga meminta agar sinergitas TNI dan Polri terus dijaga.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto yang menghadiri kegiatan tersebut berterimakasih pada seluruh anggota TNI dan Polri yang kompak dan bersinergi dalam menjalankan tugas menjaga Indonesia.

“TNI dan Polri kompak, maka Indonesia kuat dan terjaga,” katanya.

Agus menjelaskan tugas TNI dan Polri sangat berat di lapangan dan pasti ada pihak yang ingin mengadudomba kedua institusi ini demi kepentingan kelompok yang anti pancasila.

Baca Juga:   Hadiri Malam Imlek 2573, Darma Wijaya Apresiasi Masyarakat Sergai yang Guyup

Disaat fisik lelah dan capek dan kadang terluka saat menjalankan tugas, masih kata Agus, anggota harus bisa berpikir logis dan rasional demi menjaga situasi kamtibmas tetap terjaga dan terkendali.

“Kita jangan mau dipecah belah, di adudomba. Kita harus kompak dan bersinergi. Saya juga mengucapkan terimakasih pada masyarakat yang memberikan kepercayaan pada TNI dan polri,” ucap Kapolda.