Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
Ekonomi

Sesi I, IHGS Terperosok 30 Poin

×

Sesi I, IHGS Terperosok 30 Poin

Sebarkan artikel ini

mediasumut.com | JAKARTA – Setelah dibuka menguat perdagangan Senin (7/10) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah. Mengutip RTI, indeks terkoreksi 0,50% atau 30,245 poin ke level 6.031,007 pada sesi I.

Ada 174 saham tercatat turun, 162 saham naik, dan 160 saham stagnan. Volume perdagangan capai 10,41 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 3,64 triliun.

Dan ada 9 dari 10 indeks sektoral menyeret IHSG ke zona merah. Sektor industri dasar paling dalam penurunannya 1,97%. Sementara, hanya sektor keuangan yang naik 0,07%.

Aksi ambil untung investor asing turut membebani IHSG. Perdagangan pagi net sell asing capai Rp 21,811 miliar.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain;

Baca Juga:   Hari Disabilitas Internasional, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Serahkan Bantuan Kursi Roda

– PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun 3,31% ke Rp 8.025
– PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 3,02% ke Rp 965
– PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 2,75% ke Rp 44.175

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;

– PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) naik 3,48% ke Rp 3.570
– PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) naik 3,15% ke Rp 5.725
– PT Medco Energgi International Tbk (MEDC) naik 0,79% ke Rp 640

Diketahui, posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir September 2019 rupanya menurun. Bank Indonesia (BI) mencatat perolehan cadev pada akhir bulan lalu adalah sebesar US$ 124,3 miliar. Lebih rendah US$ 2,1 miliar dari bulan Agustus 2019 yang sebesar US$ 126,4 miliar.

Baca Juga:   Saham Blue Chip, Pilihan Yang Tepat Untuk Berinvestasi Selama Pandemi Covid 19

Dalam siaran persnya, Senin (7/10), BI menyebutkan penurunan cadev disebabkan oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri Pemerintah serta berkurangnya penempatan valuta asing (valas) perbankan di BI.