Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
HeadlineNasionalPendidikanPeristiwaPerkebunan & Pertanian

Bupati Siak MoU dengan PT RAPP untuk Bebaskan 3 Kampung Dari Bahaya Karhutla

×

Bupati Siak MoU dengan PT RAPP untuk Bebaskan 3 Kampung Dari Bahaya Karhutla

Sebarkan artikel ini

Mediasumutku.com | Siak — Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kabupaten Siak, Perusahaan PT. Riau Andalan Pulp and Paper atau PT RAPP telah melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU Program Desa Bebas Api tahun 2020 untuk di 3 Kampung Kabupaten Siak

Demikian hal yang dikatakan Bupati siak Drs.H. Alfedri saat MoU Program Desa Bebas Api untuk ketiga Kampung yakni Kampung Dayun, Kampung Olak dan Kampung Lubuk Jering, Senin (6/7/2020).
Selaku Pemerintah, Bupati Siak Drs.H. Alfedri sangat mengapresiasi program RAPP yakni Program Desa Bebas Api yang telah dilaksanakan dari tahun ini.

Jadi sekarang telah ada 10 kampung yang sudah mengikuti program Desa Bebas Api, Kemarin sudah ada 7 kampung ditambah 3 Kampung lagi, jadi totalnya sudah 10 Kampung di Siak yang ikut dalam program ini.

Baca Juga:   Kasus Dana Hibah KPU Sergai Terus Bergulir, Kejari Sergai Kembali Periksa Komisioner dan Sekretaris

Program Desa Bebas Api ini tidak hanya memberikan penghargaan crew leader, dan bantuan pembukaan lahan, namun juga memiliki program edukasi dan sosialisasi ke masyarakat termasuk anak-anak sekolah melalui program Fire Aware Community (FAC). Ada 3 bentuk kegiatan FAC diantaranya FAC Goes to School, FAC Goes to Movie dan FAC Goes to Market.

Selain itu, kami juga berharap program Desa Bebas Api ini harus terus dikembangkan agar kebakaran hutan dan lahan tidak lagi terjadi di wilayah Riau khususnya Kabupaten Siak.

Untuk menekan jumlah Karhutla di wilayah Kabupaten Siak, tentu perlu adanya kerjasama dari semua pihak, baik itu Pemda, Polri, TNI, masyarakat dan pihak lainnya. Apalagi jumlah lahan gambut di Kabupaten Siak hampir 50% dari luas wilayah Kabupaten Siak, pungkas Bupati Siak.

Baca Juga:   Perangi Wabah Covid-19, KADIN Gandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia "Galang Dana" Rp. 500 Milliar