Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
HeadlineHiburan

Film Hayya Mampu Menggetarkan Hati Gubsu dan Istri

×

Film Hayya Mampu Menggetarkan Hati Gubsu dan Istri

Sebarkan artikel ini

Medan, Mediasumutku.com- Hayya, anak yatim piatu Palestina mampu membuat Rahmat, seorang jurnalis lepas asal Indonesia merasa berat untuk pulang dan meninggalkan Palestina. Pasalnya, selama bertugas dan menjadi relawan di sana, dirinya bertemu dengan anak yatim piatu bernama Hayya. Senantiasa menghabiskan waktu bersama membuat keduanya memiliki ikatan batin yang kuat.

Tak sanggup berpisah, Hayya menyembunyikan diri di dalam koper Rahmat, ikut ke Indonesia. Bermula dari kejadian ini, alur cerita kemudian berkisah tentang kompleksitas usaha Rahmat dalam melindungi dan mempertahankan Hayya agar tidak kembali ke Palestina.

Kisah itu merupakan sebagian dari adegan dalam film berjudul “Hayya; The Power of Love 2“. Film itu mampu menggetarkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dan istrinya, Hj Nawal Edy Rahmayadi. Edy, Hj Nawal, dan sejumlah rombongan menonton film Hayya dalam rangka Spirit Muharram For Palestine, di CGV Focal Point Jalan Ringroad, Medan Selayang, Jumat (20/9/2019).

Baca Juga:   50 Juta Dosis Vaksin Pfizer Akan Didatangkan ke Indonesia
Gubsu Edy Rahmayadi saat berpidato singkat tersingkat film berjudul Hayya; The Power of Love 2

Menurut Edy, ada banyak inspirasi yang bisa dipetik dari film ini. Salah satunya yaitu menggugah kesadaran untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian kepada sesama umat Islam, khususnya yang sedang mengalami kesusahan dan tertindas seperti Palestina.

“Kita bisa berdoa, kita doakan. Kita kirimkan bantuan berupa materi kepada masyarakat Palestina. Insya Allah seperti tokoh Rahmat dalam film ini, dengan rasa kasih sayang dan cinta kita terhadap saudara kita Palestina, apapun bentuknya kita lakukan, yang bisa meringankan derita mereka khususnya anak-anak, kasihan sekali,” ucapnya, usai menyaksikan Hayya.

Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi juga turut hadir pada acara Nobar tersebut. Dirinya terkesan dengan pesan yang disampaikan lewat Film Hayya. Katanya, kasih sayang dan rasa kemanusiaan memang tidak pandang bulu.

Baca Juga:   Tepat di HPN 2020, Gubernur Kalsel Launching Bus Wisata

Seperti tokoh Rahmat yang diperankan oleh Fauzi Baadilla, melindungi dan merawat Hayya yang tidak memiliki hubungan darah atau relasi dengannya. “Sifat-sifat terpuji yang semoga ditiru oleh generasi muda kita. Lebih peka dan peduli lagi dengan orang-orang yang kurang beruntung dengan kita,” harap Nawal.

Sementara itu, Ketua Relawan Perempuan Pembangunan Masjid Agung Sumut (RPPMAS) Sonda Sari Batubara selaku penyelenggara kegiatan tersebut mengatakan bahwa seperti tema yang diangkat yakni Spirit Muharram bersama RPPMAS for Palestine, diharapkan Nobar ini menjadi momentum bagi masyarakat Sumut untuk meningkatkan kembali perhatian kepada nasib saudara-saudara muslim di Palestina.

“Karena kan film ini bercerita tentang kisah anak Palestina yang trauma dengan kehilangan keluarga dan gejolak perang di sana. Semoga dengan Nobar ini, membuat kita lebih memahami apa yang mereka alami di sana, lebih berempati, dan tergerak memberi bantuan,” katanya. Acara Nobar diakhiri dengan ramah-tamah dan foto bersama. Nobar diramaikan oleh anggota RPPMAS dan masyarakat umum.(MS1/MS1)

Baca Juga:   Menlu RI Serukan Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina di KTM GNB