Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
Berita SumutHeadlinePolitikSumut

Fraksi PDI Perjuangan Menilai Prestasi Atlet Medan Menurun Drastis

×

Fraksi PDI Perjuangan Menilai Prestasi Atlet Medan Menurun Drastis

Sebarkan artikel ini

MEDAN-Prestasi atlet atau olahragawan Kota Medan menurun drastis bila dibandingkan dengan dekade sebelumnya. Beberapa tahun sebelumnya, warga Kota Medan mempunyai kebanggaan tersendiri karena memiliki team sepakbola yang tangguh dan disegani di kancah persepakbolaan Indonesia yaitu PSMS Medan.

“Ada lagi atlet renang dari keluarga Nasution, Lindswel Kwok atlet whusu, Jintar Simanjuntak atlet karate serta atlet berprestasi lainnya,” kata Drs. Wong Chun Sen, M.PdB pada pembacaan Paripurna Pandangan Fraksi PDI Perjuangan Tentang Ranperda Keolahragaan, Senin (28/11/2022).

Wong menyebutkan, penurunan atlet berprestasi dari Kota Medan tentu saja tidak hanya tanggungjawab Pemerintah Kota Medan, tetapi tentu saja tanggungjawab berbagai pihak.

“Salah satu upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, kegiatan yang dapat dan harus dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah adalah dengan menumbuhkan kegiatan keolahragaan. Melalui kegiatan olahraga akan menumbuhkan jiwa dan raga yang sehat bagi masyarakat sebagai sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pembangunan, karena hanya manusia yang sehatlah yang dapat berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan, sehingga kegiatan Keolahragaan menjadi sarana utama untuk melahirkan manusia yang sehat,” ujarnya.

Baca Juga:   Paripurna HUT ke-74 Sumut, Gubsu Optimis Pertumbuhan Ekonomi Sumut Capai 5,16% Tahun 2023

Wong menambahkan, pengaturan keolahragaan dalam peraturan daerah tentang keolahragaan merupakan subsistem dari sistem keolahragaan nasional yang saling terkait secara terencana, terpadu dan berkelanjutan untuk mencapai tujuan Keolahragaan Nasional.

“Subsistem dimaksud antara lain tugas, wewenang dan tanggungjawab pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelaku olahraga dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan olahraga termasuk prasarana dan sarana olahraga, informasi serta pembiayaan,” pungkasnya