Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
ArtikelHeadlineOlahragaSumut

Harimau Sumatera Mangsa Lagi Ternak Warga

×

Harimau Sumatera Mangsa Lagi Ternak Warga

Sebarkan artikel ini

Mediasumutku.com | Langkat: Terulang lagi, kasus harimau Sumatera memangsa ternak warga di Dusun Selayang, Desa Lah Damak, Kecamatan Bahorok. Dengan kasus ini, total sudah 3 kasus harimau memakan ternak warga di kawasan tersebut. BBTNGL menduga ini merupakan harimau yang sama yang memangsa ternak warga sebelumnya.

“Saya yakin masih dia. Kalau prediksi kita dia harimau remaja yang belajar berburu. Cuman yang ditangkap lebih besar lagi, ini 80 kg, jenis kelamin betina. Kemarin paling 40 kg,” katany Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah V, Bahorok, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Palber Turnip, Sabtu (30/5/2020).

Dijelaskannya, pihaknya akan membuat perlakuan berbeda sebagai shock therapy kepada harimau. Jika sebelumnya harimau dibiarkan menghabiskan mangsanya, kali ini pihaknya akan membangun menara di dekat bangkai lokasi.

Baca Juga:   Pemko Padangsidimpuan Gelar Gerakan Pangan Murah

“Begitu dia muncul, dapat camera trap, kita tembaki dengan mercon mengarah ke dekat dia. Sebelum dia menghabisi mangsanya. Nanti malam langsung kita bakar sisa bangkainya. Nyalakan api di situ, biar hilang kejantanannya di situ,” katanya.

Perlakuan semacam itu dilakukan berdasarkan pemikiran bahwa mungkin harimau itu ‘nyantai’ karena selalu dapat mangsa dengan mudah. Tidak ada kekuatan lain yang bisa mengalahkannya.

“Ini test case. Terus terang kita tak punya satu formula yang jitu. Yang kemarin kita coba biarkan dia habiskan terus kita usir, tapi ternyata datang lagi dia,” katanya.

Tembakan mercon nantinya akan diarahkan ke dekat harimau. Dengan demikian akan membuatnya tahu bahwa ada kekuatan lain. “Camera trap sudah kita pasang dekat lokasi, begitu terpantau, terdengar auman-auman, pengamatan dari 10 meter, langsung kita tembaki dengan mercon mengarah ke dekatnya,” katanya.

Baca Juga:   Gempa Sulawesi Barat, Korban Meninggal Dunia 46 Jiwa