Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
BermartabatHeadlineReligiSumut

Indahnya Hidup Berdampingan Membangun Sumut Lebih Baik

×

Indahnya Hidup Berdampingan Membangun Sumut Lebih Baik

Sebarkan artikel ini

DELISERDANG – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah berpesan, umat beragama harus dapat hidup secara berdampingan dengan baik, untuk kemajuan dan pembangunan di Provinsi Sumut.

Hal ini dikatakan Wagub Musa Rajekshah, saat menghadiri Pentahbisan Imam Ordo Saudara Dina Konventual di Indonesia, Selasa (19/10), di Wisma Deli Persada, Jalan Kesehatan, Deli Tua, Kabupaten Deliserdang.

Menurut Wagub, pemerintah sangat membutuhkan bantuan dari umat beragama apapun keyakinannya. Bantuan itu dinilai sangat penting, agar bersama-sama bisa melewati berbagai ujian, terutama dalam hal pemulihan akibat pandemi Covid-19. “Semoga kita bisa hidup berdampingan dengan baik,” ungkapnya.

Karena itu, dalam kesempatan ini, Musa Rajekshah menyampaikan ucapan terima kasih karena bisa diundang hadir dalam kegiatan tersebut. Untuk itu, kepada dua pastor yang melakukan penahbisan, yakni Pastor Samuel Maria Simangunsong dan Pastor Lodofikus Maria Soban Hayong, Musa Rajekshah berharap, agar keduanya dapat melayani umat di mana pun berada, baik di kota maupun di desa. “Semoga kita semua tetap selalu berada dalam lindungan Tuhan,” ujarnya.

Baca Juga:   Edy Rahmayadi Hadiri Pembukaan MTQN XXVIII di Sumbar

Sementara itu, Minister Provinsial RP Cornelius Tri Chandra Fajariyanto OFMConv dalam sambutannya mengatakan, hari tersebut merupakan hari yang sangat membahagiakan, karena telah lahir dua orang pastor yang baru. Tentunya dengan kehadiran dua Pastor ini, diharapkan untuk semakin meningkatkan keimanan dari para jemaat Katolik.

“Mereka berasal dari gereja dan kembali ke gereja untuk mempertebal iman kita. Tentunya pentahbisan yang dilakukan ini tak terlepas dari jasa dan doa dari masing-masing kita semua,” ucapnya.

Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFM Cap juga sangat bergembira atas pentahbisan ini. Karenanya dia mengucapkan terima kasih atas dukungan geraja dan umat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:   Edy Rahmayadi Bersama Forkopimda Sosialisasikan Prokes ke Pasar

Dia menyebutkan, menjadi seorang imam pastor berarti adalah menjadi seorang pelayan. “Kemudian rela mati demi umat yang dilayani. Semoga roh Yesus Kristus bisa hadir dalam diri kita semua,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Wakil Bupati Deliserdang M Ali Yusuf Siregar, para pastor, suster dan jemaat. *