Ekonomi

Indonesia Ajak Pengusaha Suez Bidik Peluang Bisnis dengan Indonesia

MEDAN- Indonesia menjajaki peluang kerjasama ekonomi-perdagangan dengan pengusaha di Provinsi Suez, Mesir melalui diplomasi ekonomi-perdagangan dengan menghadiri forum bisnis yang digelar oleh Perhimpunan Pengusaha Mesir (Niqabat altijariyn) di Suez, Mesir.

Forum bisnis dari Indonesia dihadiri Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf, Atase Perdagangan Kairo Irman Adi, serta Koordinasi Fungsi Ekonomi Arif Ramadhan. Sedangkan dari Mesir dihadiri sebanyak 50 pelaku usaha.

Komoditas ekspor yang ditargetkan untuk dapat ditingkatkan yaitu, minyak sawit, kopi, rempah- rempah, buah-buahan, kurma dari Mesir ke Indonesia, phospate (fosfat sebagai bahan dasar mineral pembuatan pupuk), serta kerja sama pembangunan infrastruktur di Mesir.

“Forum bisnis ini merupakan kolaborasi antara Indonesia dan Mesir. Di masa pandemi Covid-19, kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia-Mesir menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kerja sama ini diharapkan akan terus meningkat dengan membuka keran-keran peluang ekonomi perdagangan di berbagai bidang,” ungkap Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Lutfi Rauf, Jumat (15/10/2021).

Atase Perdagangan Kairo, Irman Adi menuturkan, hubungan dagang Indonesia-Mesir tidak saling bersaing, tetapi saling melengkapi antara produk Indonesia dan produk Mesir, khususnya dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19.

“Hubungan baik Indonesia-Mesir yang tahun depan akan genap berusia 75 tahun tidak hanya sebagai pesona dan romantisme sejarah. Hal ini harus diterjemahkan dalam hubungan ekonomi- perdagangan, penciptaan dan penajaman peluang kerja sama di bidang investasi, serta kerja sama berkelanjutan di berbagai bidang,” ujar Irman.

Ketua Perhimpunan Pengusaha Mesir di Suez, Sayed Qutb juga menyambut baik upaya yang dilakukan Indonesia.

“Peluang kerja sama Indonesia-Mesir diharapkan dapat membuka pintu bagi pelaku usaha Indonesia dalam memasarkan produknya ke Mesir dan produk Mesir ke Indonesia. Termasuk menjajaki peluang bisnis logistik dan memanfaatkan fasilitas Suez Canal Economic Zone yang ada di Suez,” imbuhnya.

Perwakilan pengusaha Mesir di Suez, Wael Sataty berharap pertemuan forum bisnis ini diharapkan melibatkan para pelaku usaha Indonesia dan Mesir untuk membahas potensi bisnis yang dapat dijalankan di bidang kerja sama ekonomi perdagangan, investasi, pertambangan dan industri, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (capacity building).(MS11)