Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
HeadlineHukrimNasional

Kajari Rote Ndao Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2024, Mendagri Ingatkan Seluruh Kepala Daerah Jaga Tingkat Inflasi

×

Kajari Rote Ndao Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2024, Mendagri Ingatkan Seluruh Kepala Daerah Jaga Tingkat Inflasi

Sebarkan artikel ini

mediasumutku.com | ROTE NDAO-Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao Budi Narsanto, SH yang diwakili Kasi Barang Bukti Kejari Rote Ndao Aben Situmorang,SH,MH mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2024 di Ruang Kerja TBUPP Rote Ndao Lantai 2 Kantor Bupati Rote Ndao, Senin (22/4/2024).

Hadir juga Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, serta unsur Forkopimda Rote Ndao seperti Kapolres, Dandim serta para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Rote Ndao.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat koordinasi (Rakor) rutin ini secara virtual di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (22/4/2024).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan seluruh kepala daerah untuk menjaga tingkat inflasi di daerahnya masing-masing. Ia memberi arahan untuk mencari tahu apa sebab dari naik dan turunnya harga harga kebutuhab masyarakat di daerah.

Baca Juga:   Pria Ini Melawan dan Todongkan Pistol ke Polisi Agar Lewat Dari Pos Penyekatan

“Situasi Israel dan Iran yang sedang panas ini juga memengaruhi angka ekonomi. Perang ekonomi akan terjadi, ini berpengaruh pada seluruh dunia, termasuk Indonesia. Jadi untuk kepala daerah, jaga tingkat inflasi masing-masing daerahnya, dan segera lakukan rapat dengan stakeholder,” tegasnya.

Tito juga mengingatkan kepada seluruh jajaran terkait agar pendistribusian beras dan jagung hasil panen raya disalurkan dengan cepat dan harga yang wajar. Diingatkannya untuk mengatur harga jangan sampai terlalu tinggi ataupun turun terlalu rendah.

“Bulog tolong bantu distribusikan (beras dan jagung) dan Kementerian Perdagangan juga atur harga jangan sampai terlalu meningkat dan jangan anjlok terlalu dalam. Kasihan petani kalau harganya turun sekali,” ucapnya.

Baca Juga:   MUI Tanjungbalai Gelar Pelatihan Bilal Mayit bagi Organisasi Serikat Kemalangan

Tito juga meminta seluruh jajaran, baik kementerian dan seluruh kepala daerah untuk membuat program jangka panjang pengendalian inflasi. Ia ingin semuanya bisa mengantisipasi inflasi dengan baik.

Sementara Plt Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pasca idulfitri ini harga beras dan minyak mulai turun. Sedangkan untuk komoditas bawang merah mengalami kenaikan harga, begitu pula dengan bawang putih namun tidak setinggi bawang merah.

“Untuk harga beras berangsur turun seiring masuknya periode panen raya bulan Maret sampai April. Untuk bawang merah, bawang putih, serta daging ras ayam dan daging sapi harganya perlu diwaspadai karena terjadi peningkatan,” jelasnya.

Amalia juga menjelaskan, secara historis inflasi selalu terjadi di momen idulfitri. Selain komoditas makanan, komoditas paling tinggi dan sering memberi andil pada inflasi saat idulfitri adalah transportasi. Yakni tarif angkutan udara serta angkutan antar kota.

Baca Juga:   Pemerintah Terbitkan SKB 3 Menteri tentang Penggunaan Pakaian Seragam dan Atribut di Lingkungan Sekolah