Berita Sumut Headline Nasional Politik Sumut

Ketua TMP Kota Medan Dukung Usulan Sabam Sirait Jadi Pahlawan Nasional

MEDAN-Pengusulan nama Sabam Sirait jadi pahlawan nasional terus bermunculan dari berbagai kalangan. Sejak diusulkan oleh RE Nainggolan beserta tim akhir tahun lalu, dukungan terhadap pengusulan nama Sabam Sirait jadi pahlawan nasional juga disampaikan Ketua Taruna Merah Putih Kota Medan Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.PdB.

“Perjuangan yang luar biasa, dengan konsistensi dan integritas Sabam Sirait bagi demokrasi di Indonesia, Sabam layak mendapat gelar pahlawan demokrasi,” kata Wong Chun Sen kepada wartawan, Senin (28/3/2022).

Usulan Sabam Sirait agar diangkat menjadi pahlawan nasional sudah memiliki basis pijakan yang kuat, lanjut Wong. Secara ketokohan Sabam sudah tidak perlu diragukan lagi.

Sabam merupakan deklarator fusi PDI, Sekjen PDI tiga periode, Anggota DPR RI enam periode, DPA RI dua periode dan Anggota DPD RI dua periode. Pengabdian Sabam Sirait hanya untuk dua titik, yaitu Republik Indonesia dan partai.

“Pengusulan nama ini menjadi pahlawan nasional menurut saya sangat layak dan patut didukung,” tandasnya.

Sabam Sirait

Lebih lanjut politisi PDI Perjuangan Kota Medan ini menyampaikan bahwa warisan perjuangan yang dibaktikan Sabam Sirait seumur hidupnya bagi tegaknya demokrasi di Indonesia, patut menjadi pertimbangan pemerintah dalam memberikan penghargaan berupa gelar pahlawan nasional.

“Sabam Sirait itu memperjuangkan demokrasi seumur hidup. Berjuang bukan untuk dirinya sendiri, tetapi bagi rakyat banyak. Pak Sabam juga dikenal memiliki integritas dan layak diteladani. Keteladanan dalam berdemokrasi itu penting saat ini,” kata Wong yang juga Dewan Pembina DPP Gemabudhi Pusat.

Wong Chun Sen menambahkan, bahwa dalam karir politiknya ia menjadikan Sabam Sirait sebagai figur politik yang telah mengajarkan bagaimana berpolitik yang aktif di tengah tekanan yang begitu kuat.

“Konsisten membela kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia menjadi pertimbangan yang sangat penting menjadikan Sabam Sirait sebagai pahlawan nasional,” tegasnya.

Seperti diketahui, karier politik Sabam Sirait dimulai dari Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Sabam kemudian menjadi Sekretaris Jenderal Parkindo periode 1967-1973. Saat kebijakan fusi partai politik menjadi tiga di era Orde Baru, Sabam turut membidani pembentukan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan menandatangani deklarasi pembentukan PDI pada 10 Januari 1973.

Dia sempat menjadi Sekjen PDI selama tiga periode, yakni 1973-1976, 1976-1981, dan 1981-1986. Sabam juga turut menjadi pendiri PDI Perjuangan pada September 1998, dan menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDIP pada 1998-2008. Sabam menjadi anggota DPR Gotong Royong (DPR-GR) periode 1967-1973, anggota DPR RI periode 1973-1982, anggota DPR RI periode 1992-2009 dan anggota DPD RI periode 2019-2024.

Sabam dilantik menjadi anggota DPD RI pada 15 Januari 2018. Sabam juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung Republik Indonesia (DPA-RI) periode 1983-1993. Sabam Sirait meninggal dunia di usia 85 tahun, Rabu (29/9/2021) pukul 22.37 WIB, di RS Siloam Karawaci, Tangerang, Banten. Sabam Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.