Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
HeadlineKesehatanSumut

Kiyai Khambali Ingatkan Masyarakat Bijak Dalam Menyikapi Demo #SaveBabi

×

Kiyai Khambali Ingatkan Masyarakat Bijak Dalam Menyikapi Demo #SaveBabi

Sebarkan artikel ini

Mediasumutku.com | Medan : Adanya aksi demo yang melibatkan banyak orang dan kalangan terkait komentar Gubsu yang katanya akan memusnahkan babi di Sumatera Utara, belakangan ini banyak mendapat respon dari para tokoh. Terutama terkait aksi demonstrasi #SaveBabi yang digelar Senin (10/2/2020) kemarin di depan kantor DPRD Sumut dan melahirkan kontraversi beragam ditengah-tengah masyarakat Indonesia khususnya di Sumatera Utara.

Menyikapi hal ini, Tokoh Mitra Santri Nasional, Kiyai Akhmad Khambali saat ditemui Selasa, (11/2/2020) di salah satu warung kopi dibilangan Johor Medan menyampaikan komentarnya megenai demo #SaveBabi yang digelar kemarin.

“Masyarakat harus bijak untuk melihat problematika terkait virus babi yang saat ini melanda hampir semua kabupaten/kota di Sumatera Utara, hal ini agar tidak salah menilai bahwa seakan-akan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi akan memusnahkan seluruh babi yang ada di Sumut, padahal dari perbincangan kita dengan Gubernur Sumut beberapa waktu lalu, beliau menyatakan sedang mencari solusi agar masyarakat yang memelihara dan mengonsumsi daging babi agar tidak terkena dampak virus mematikan tersebut,” katanya.

Baca Juga:   Jaga Citra dan Marwah, Netralitas dan Peran Ulama Sangat Dinanti Jelang Pemilu 2024

Ditinjau dari sisi kesehatan, lanjut Khambali kurang baik bagi tubuh kita jika mengonsumsi daging babi apalagi yang sedang terkena virus dan itu dapat membahayakan.

“Ini kan salah satu bentuk kepedulian Gubernur Sumut to?” tandasnya.

Kedepan, tambahnya tata kelola peternak babi juga akan di diusahakan sesuai peruntukannya dan bisa saling menghormati sesama insan beriman sehingga ukhuwwah wathoniyah (persaudaraan kebangsaan) kita bisa di kedepankan.