Medan

Petugas Diminta Santun Saat Memantau Pencegahan Asmara Subuh

mediasumutku.com|MEDAN-Seluruh petugas yang melakukan pemantauan dan pencegahan asmara subuh diminta agar berlaku santun dalam memberikan edukasi.

“Jangan berlaku kasar, lakukan dengan santun hingga tidak menimbulkan konflik. Selain itu, diharapkan petugas juga tidak lupa untuk mengingatkan agar tetap menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” pesan Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman saat memimpin apel gabungan dalam rangka pemantauan dan pencegahan asmara subuh di Lapangan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (17/4/2021).

Apel gabungan ini sendiri di ikuti oleh jajaran Pemko Medan diantaranya, Satpol PP, Diskominfo, Dishub, jajaran Kecamatan dan Kelurahan, serta dibantu aparatur TNI dan Polri serta unsur masyarakat.

Dalam arahannya, Aulia Rachman menyampaikan, ASN Pemko Medan bersama dengan TNI dan Polri dituntut tugas dan tanggung jawab dalam menjaga kestabilan NKRI. Begitupula halnya dengan ASN Pemko Medan bersama dengan aparatur TNI dan Polsi juga harus menjaga kestabilan Kota Medan.

Apalagi, belakangan ini kerap terjadi tawuran antar warga sehingga Pemerintah harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat agar terciptanya Medan yang kondusif.

“Saat ini banyak anak-anak yang bekeliaran sehabis sholat subuh yang dapat memicu terjadinya aksi tawuran, karenanya kita harus memberikan edukasi terhadap mereka agar masyarakat yang lainya tetap merasa nyaman dalam menjalankan ibadah puasa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Aulia juga mengingatkan, kepada jajaran Kecamatan dan Kelurahan agar meningkatkan pelayananya kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat merasa susah dalam mengurus administrasi kependudukan.

“Bantu mereka dalam pelayanan administrasi dengan begitu masyarakat akan mendukung program dari Pemko Medan,” ujarnya.

Sementara itu Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat, dalam laporanya mengatakan, tujuan dilakukanya pemantauan dan pencegahan asmara subuh ini untuk mewujudkan kota Medan yang kondusif khususnya di bulan suci Ramadhan serta mengantisipasi terjadinya tawuran, balap liar dan berkumpulnya anak-anak remaja yang dapat memicu kejahatan lainya.

“Selain itu juga kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung program Pemerintah dalam memutus penyebaran virus covid-19,” pungkasnya. (MS7)