Headline Otomotif Peristiwa Teknologi

Petugas Menjajal Sepedamotor Terbang Jatuh dari Ketinggian 30 Meter

Mediasumutku.com | Dubai – Pihak kepolisian Dubai ingin jajarannya dibekali sepedamotor terbang, meski telah dilengkapi fasilitas mobil dan motor performa tinggi, polisi Dubai diketahui juga menambah armada patroli, hoverbike. Tapi beredar di media sosial, seorang polisi sedang menjajal hoverbike mengalami kecelakaan jatuh dari ketinggian 30 meter.

Hoverbike merupakan kendaraan yang posisi duduknya seperti sepeda motor. Agar bisa terbang, kendaraan ini dibekali baling-baling di keempat sisinya. Polisi Dubai membeli hoverbike jenis “Scorpion 3” ini dari perusahaan asal Rusia, Hoversurf.

Mengutip New Atlas, Minggu (14/6/2020) polisi Dubai sedang melakukan test hoverbike di area test. Tapi ketika berada di ketinggian 30 meter (100 kaki).

Hoversurf menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena ada kesalahan mekanikal. Dalam situs Hoversurf disebut bahwa ketinggian maksimum Hoverbike bisa terbang aman diketinggian16 kaki sekira 4,9 meter dan petugas yang menjajal mencapai ketinggian 100 kaki, melewati ambang batas yang direkomendasikan.

Dalm ketinggian itu, Kondisi Hoverbike bisa menjadi sulit dikendalikan, dan beruntung petugas yang mengoperasikan tidak mengalami cidera yang parah.

Betapa tidak, baling-baling hoverbike terbuka dan tak memiliki pelindung ketika terjadi insiden. Skenario terburuknya, baling-baling bisa terlepas dan justru menimbulkan korban.

Tapi hal ini dibantah oleh Hoversurf, bahwa model produknya sudah didesain dengan keamanan yang mumpuni, namun bisa mengalami pengembangan berlanjut.

Semua sistem keselamatan bekerja dengan baik, dan pilot tidak terluka,” kata Hoversurf.

“Keselamatan adalah perhatian utama kami. Berkat insiden seperti itulah desain kami buat bisa menjadi lebih aman,”

Di negara asal Hoverbike ini sudah dikaji oleh Federal Aviation Administration guideliness yang berarti tidak perlu menggunakan lisensi pilot untuk berkendara bersama motor. (dn/ms8)