Berita Sumut Headline Medan Sumut

Ratusan Peserta Ikut Kontes Louhan di Medan, Wong Chun Sen Apresiasi Peserta Berasal Dari Beberapa Daerah

MEDAN-Anggota DPRD Medan Drs. Wong Chun Sen, M.PdB menyampaikan apresiasinya kepada peserta Kontes Louhan yang berasal dari Jambi, Riau, dan Kota Medan. Kontes Louhan yang digelar Perhimpunan Pecinta Louhan Sumatera Utara (PPLSU) berkolaborasi dengan Perhimpunan Pencinta Louhan Indonesia (P2LI) di Yang Lim Plaza Jalan Emas Medan, Minggu (30/10/2022).

“Kontes ini menjadi tempat berkumpulnya para pencinta ikan louhan dari berbagai daerah. Tidak hanya berkompetisi, dengan diadakannya kontes ini para pencinta louhan bisa saling tukar informasi dan pengalaman dalam merawat louhan,” kata Wong Chun Sen.

Champion Kontes Ikan Louhan

Yang menjadi pemenang kontes, lanjut Wong akan memberikan predikat istimewa bagi pemilik louhan. Selain tawaran harga terhadap ikan pemenang kontes semakin tinggi, para pemenang juga akan berpacu dalam merawat dan memelihara ikan louhan agar bisa bertahan menjadi yang terbaik.

Ketua Panitia Kontes Lohan Jensen Lim saat ditemui di lokasi acara menyampaikan bahwa kontes kali ini adalah yang kedua kalinya digelar pasca pandemi Covid-19.

“Dalam kontes yang berlangsung sejak 27 Oktober 2022 sampai 30 Oktober 2022 ini, para pencinta Louhan bisa menghadirkan ikan-ikan terbaik yang mereka miliki untuk dinilai dewan juri. Selain itu, di sini pula, para pemilik bisa saling bertukar informasi untuk lebih mengembangbiakkan atau menjadikan ikannya semakin cantik dan sehat,” kata Jensen Lim.

Kategori yang diperlombakan dalam kontes ini, kata Jensen Lim adalah PCC dan PCH dengan ukuran maksimum 12 centimeter, CCC dan CHC berukuran 12,1 sampai 16 centimeter, CCB dan CHB berukuran 16,1 hingga 24 centimeter. Khusus kategori Bonsai semua ukuran atau all size.

“Untuk pemenang kontes kita berikan piala emas, perak dan perunggu. Champion akan mendapatkan medali emas dan uang tunai,” katanya.

Seperti diketahui, ikan Louhan ini sempat menjadi ‘primadona’ para pecinta ikan hias. Sebagian besar dari mereka, memeliharanya mulai berukuran kecil hingga besar. Harganya juga sempat mencapai puncaknya hingga puluhan juta rupiah

“Harapan kita, setelah pandemi Covid-19 kontes serupa bisa digelar untuk lebih mengenalkan ikan Louhan kepada masyarakt luas,” tandas Wong Chun Sen.

Aipda Riko dari Rokan Hulu menjadi salah seorng champion dalam Kontes Louhan di Medan

Wong Chun Sen juga menyampaikan kegembiraannya melihat ikan Louhan yang diikutkan dalam kontes ternyata bisa bisa berinteraksi.

“Saya memainkan jari, ikannya mengikuti gerakan jari saya dan ekornya dikibas-kibaskan dengan cantiknya. Ini menarik sekali,” paparnya.

Seperti pengakuan salah seorang peserta dari Rokan Hulu, Riau. Peserta yang juga anggota Polri bernama Aipda Riko dan tergabung dalam Pencinta Ikan Louhan Rokan Hulu (Pelor) membawa 5 ekor ikan Louhan untuk diikutkan dalam kontes.

“Empat ekor berhasil menjadi nominasi dan pemenang. Salah satunya menjadi champion. Sementara satu ekor lagi yang biasanya selalu juara, kali ini harus puas diurutan 10. Karena, ikan yang ini sedang dalam pemulihan dari sakit,” kata Riko.

Bagi Riko, kecintaannya kepada ikan Louhan berawal dari hobinya memijah ikan Louhan (ternak ikan Louhan). Karena sudah terbiasa dengan ikan Louhan, anak-anak Riko juga jadi ikut jejang sang ayah untuk mencintai Louhan.

“Kalau disuruh memilih beli mobil-mobilan atau ikan Louhan, anak saya sekarang lebih memilih bermain dan berinteraksi dengan Louhan,” tandasnya.