Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Biru
PlayPause
previous arrow
next arrow
EkonomiHeadline

Uang Ratusan Miliar Terkumpul, Tiga BUMN Dapat Sepeda Motor

×

Uang Ratusan Miliar Terkumpul, Tiga BUMN Dapat Sepeda Motor

Sebarkan artikel ini

Medan, Mediasumutku.com Tiga badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki kantor cabang di Kota Medan, yakni PT Pelindo I Persero, PT Jasa Marga dan PT Pertamina, mendapatkan masing-masiong satu sepeda motor.

Hal ini bisa terjadi karena ketiga BUMN itu menjadi wajib pajak (WP) yang potensial, khususnya dalam pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB).

Pemberian sepedamotor merupakan doorprize atau hadiah kejutan bagi tiga BUMN berkategori WP PBB potensial tersebut.

Pemberian sepedamotor langsung dilakukan oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin dalam acara pertemuan Pemko Medan dengan WP PBB Potensial se-Kota Medan di Grand Aston City Hall Medan, Rabu (28/8/2019) malam.

Walikota Medan Dzulmi Eldin memberikan penghargaan kepada salah satu wajib pajak (WP)

Di acara itu, Dzulmi Eldin didampingi oleh Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, sejumlah unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Medan, para camat, lurah dan kepling se-Kota Medan.

Baca Juga:   Investor Saham Saling Pantau, JII Dilirik

Dalam acara itu, Badan Pengelolaan Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan berhasil mengumpulkan PBB sebesar Rp 126 miliar dalam satu malam.

Nah, sebagai bentuk apresiasi sekaligus rasa terimakasih, Walikota Dzulmi Eldin memberikan penghargaan kepada WP PBB.

Sebab, dalam pandangan Eldin, para WP dinilai telah turut berpartisipasi mendukung pembangunan dengan membayar PBB tepat waktu.

Ia berharap langkah ini bisa memotivasi dan menginspirasi masyarakat lainnya untuk patuh pajak sehingga pembangunan di Kota Medan berjalan lancar dan efektif.

Eldin mengatakan, selain mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan dari sektor pajak, pembayaran PBB yang tepat waktu ini tentunya mendorong percepatan pembangunan di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

Sebagai informasi, ada dua WP PBB Potensial yang mendapatkan penghargaan dari Pemkot Medan tersebut. Pertama, WP Potensial PBB dari masing-masing kecamatan di Kota Medan.

Baca Juga:   2 Juta Lebih Wajib Pajak di Sumut Lapor SPT Tahunan

Sedangkan kedua, WP Potensial objek khusus. Eldin mengatakan, saat ini laju perkembangan pembangunan di Kota Medan begerak dengan sangat pesat.

Situasi ini harus disikapi dengan pembangunan infrastruktur, terutama dalam perbaikan fasilitas dan peningkatan pelayanan umum sehingga dapat memberi rasa nyaman bagi masyarakat.

“Semua upaya pembenahan telah kita lakukan, namun harus diakui bahwa semuanya tidak dapat dilakukan secara instan melainkan secara bertahap mengingat besarnya anggaran yang harus disiapkan.

Oleh karenanya, untuk mewujudkan pemmbagunan tersebut perlu adanya kesadaran wajib pajak untuk membayar PBB sebagai modal dasar pembagunan,” kata Walikota.

Selain infrastruktur, Eldin mengungkapkan Pemko Medan juga telah menyiapkan berbagai program guna mendukung kesejahteraan masyarakat seperti bidang kesehatan, pendidikan, dan lainnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh WP untuk segera membayar PBB agar dapat dimanfaatkan guna pembangunan kota. Dengan demikian WP ikut mendukung pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Masih ada waktu hingga 31 Agustus bagi kita untuk membayar PBB. Ingat, jangan sampai kita lalai menunaikan kewajiban kita,” pesan WalikotaMedan Dzulmi Eldin.

Sementara itu, Kepala BPPRD Kota Medan Suherman menjelaskan, pemberian penghargaan dilakukan sebagai upaya untuk membangun silaturahmi antara Pemko Medan dengan WP PBB Potensial yang ada di Kota Medan.

Baca Juga:   Terkait Banjir, Pemprov DKI Klaim Banjir Sekarang Tak Separah Tahun Lalu
Walikota Medan Dzulmi Eldin berdialog dengan salahsatu wajib pajak (WP) di Kota Medan

Terlebih, PBB merupakan salah satu modal dasar pembangunan di Kota Medan.

“Lewat ini kita berharap masyarakat dapat termotivasi untuk meembayar PBB tepat waktu. Hal ini menjadi bentuk kontribusi kita dalam mendukung percepatan pembangunan di Kota Medan yang dampaknya dapat dirasakan masyarakat secara signifikan,” ujar Suherman.(MS1/MS1)