Peristiwa

Pencuri HP di Asahan Sujud di Kantor Polisi Minta Maaf ke Korban

ASAHAN– Seorang pemuda pelaku pencurian hanppohne di Asahan, Sumatera Utara (Sumut) menangis sambil bersujud memohon ampun ke korbannya di kantor Polisi usai aksinya ketahuan dan berhasil ditangkap oleh warga.

Pemuda yang diketahui bernama Qodi Hadi (29) ini melakukan aksi pencurian tersebut bermula saat melihat kesempatan hanphone milik korban tertinggal di dashboard sepeda motor yang baru saja diparkirkannya di depan sebuah toko di Jalan Imam Bonjol, Kisaran Timur, Asahan, pada Kamis (7/10/2021).

Baru saja berhasil mengambil ponsel, aksi itu terlihat oleh korban dan langsung meneriakinya. Pelaku yang gugup langsung kabur menggunakan sepeda motor. Belum jauh lari dari kejaran warga, sepeda motor yang dipakainya tetiba mogok kehabisan minyak.

“Langsung ditangkap sama warga gak jauh dia lari sepeda motornya mogok,” kata Rudi salah seorang warga di lokasi kejadian.

Dia nyaris jadi bulan-bulanan warga andai saja salah seorang personel Polisi yang kebetulan berada di lokasi tidak mengamankannya dan langsung digiring ke kantor Polisi.

Di kantor polisi, korban bernama Nayla seorang ibu rumah tangga, ternyata mengenali pelaku yang lantas bersujud memohon ampun menyampaikan maaf atas perbuatan yang dilakukannya.

“Saya lupa ada letakkan hanphone di dashborard, waktu balik teringat mau ambil ternyata, saya melihat dia sudah duluan mengambil handphone saya, langsung saya teriaki dan dikejar warga,” kata Nayla.

Sementara, Kepala tim penyidik Polsek Kota Kisaran, AIPTU BZ Simanjuntak mengaku pelaku berhasil diamankan warga dikarenakan sepeda motor yang digunakannya kehabisan bahan bakar.

“Sempat kabur juga dia naik sepeda motornya. Karena kehabisan bahan bakar, mogok, ditangkap sama warga lalu diserahkan. Saat ditangkap pelaku sempat membuang barang bukti handphone korban,” jelas Simanjuntak.

Kini aksi kejatahan pelaku masih dalam pemeriksaan oleh pihak kepolisian. (MS10)