Headline Kesehatan Nasional

Satgas Covid-19 Soroti Acara Kumpul-kumpul Warga

Mediasumutku.com | Jakarta : Makin tingginya jumlah masyarakat kita yang terpapar virus Covid-19 membuat anggota Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menyampaikan himbauannya kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dengan potensi penularan virus corona (Covid-19) di kegiatan sosial. Misal tahlilan atau pernikahan.

Menurut Dewi, kegiatan semacam itu akan membuat masyarakat berkumpul di suatu tempat dan waktu dalam yang sama.

“Kegiatan sosial misalnya kita ketemu banyak orang, entah tahlilan, pengajian, pernikahan, pernikahan udah mulai banyak nih, lamaran segala macam ini harus hati-hati,” kata Dewi dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Selain itu, asrama dan pesantren juga tetap harus diwaspadai akan kemungkinan terjadinya penularan Covid-19. Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak berkumpul beramai-ramai dalam suatu kamar kos atau apartemen.

“Beberapa panti asuhan juga ada kita temukan kasus-kasus baru, pengungsian ini juga, yang anak-anak ini mahasiswa apartemen dan kos-kosan,” ujar dia.

Penggunaan transportasi umum juga harus diwaspadai. Oleh karena itu, Dewi berharap semua masyarakat bisa selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan. “Jadi pastikan kita tetap waspada di manapun berada,” ucap dia.

Berdasarkan data pemerintah hingga Senin pukul 12.00 WIB, tercatat ada 1.679 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan pasien baru tersebut menyebabkan secara akumulasi kini ada 113.134 kasus Covid-19 sejak pasien pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

Berdasarkan data yang sama, juga diketahui ada penambahan 1.262 pasien yang sembuh dari Covid-19. Mereka dinyatakan sembuh usai dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Kendati demikian, masih ada 66 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam periode 2 – 3 Agustus 2020. Dengan demikian, total pasien yang meninggal setelah mengidap Covid-19 dan terinfeksi virus corona ada 5.302 orang.