Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
Headline

ASN Pemkab Asahan Ditangkap karena Narkoba

×

ASN Pemkab Asahan Ditangkap karena Narkoba

Sebarkan artikel ini

ASAHAN – Polisi menangkap seorang pria yang berprofesi sebagai aparatur sipil negara (PNS) bertugas di lingkungan pemerintah Kabupaten Asahan karena narkoba. Pria tersebut bernisial JS (55) diketahui menjabat sebagai sekretaris badan pada salah satu organisasi perangkat daerah (OPD).

“Benar ada diamankan Senin kemarin di Jalan Karya, Komplek Perumahan DL Sitorus, Kisaran Timur,” kata Kasi Humas Polres Asahan, Ipda Boris R Pardosi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/9).

Dikatakannya, saat diamankan JS tidak sendiri. Ia bersama seorang rekannya berinisial IN (45). Mereka diciduk saat tengah mengkonsumsi narkoba. Polisi yang melakukan penggerebekan setelah mendapat informasi aktivitas keduan turut menyita barang bukti 0,19 gram sabu sisa pakai dan seperangkat alat hisabnya.

Baca Juga:   Dilaporkan Warga Sering Transaksi Narkoba, Tiga Pemuda di Tanjungbalai Ditangkap

“Barang bukti sudah diamankan. Keduanya sedang diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Boris.

Terpisah Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Asahan, melalui sekretarisnya Arbin Ariadi Tanjung membenarkan bahwa JS yang dimaksud adalah ASN yang berdinas di salah satu badan pada OPD di Pemkab Asahan.

“Kita belum mengetahui informasi beliau statusnya seperti apa. Namun kalau yang dimaksudkan itu beliau adalah sekretaris di salah satu badan itu memang benar,” kata dia.

Ditangkapnya ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Asahan perkara narkoba memang bukan kali pertama terjadi. Pada Agustus 2021 misalnya, seorang pria berinisial AN staff kelurahan di Kecamatan Kisaran Timur juga tertangkap saat membawa narkoba jenis sabu 0,22 gram.

Baca Juga:   Gubernur AAL Hadiri Pembukaan Opsgaktib dan Yustisi Gabungan TNI

Kemudian, pada Juni 2020 Lurah Kelurahan Aek Loba Pekan berinisial RAZ juga dicopot dari jabatannya karena tersangkut narkoba dan berurusan dengan aparat penegak hukum. Polisi menggerebeknya di sebuah bengkel kosong dan menemukan 0,19 gram sabu sisa pakai miliknya. (MS10)