Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Pendidikan

Dosen Institut Kesehatan Helvetia Medan Beri Edukasi Pentingnya Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi

×

Dosen Institut Kesehatan Helvetia Medan Beri Edukasi Pentingnya Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi

Sebarkan artikel ini

MEDAN-Dosen Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa edukasi tentang pentingnya Pijat Bayi terhadap kualitas tidur di Lingkungan VII, Desa Helvetia Medan pada Selasa (12/12/2023) lalu.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Bd.Elya Rosa Br.Sembiring, S.Keb., MKM (Dosen Prodi  S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Institut Kesehatan Helvetia Medan) dengan anggota  May Frinsiska Siahaan., M.Tr.Keb (Dosen Prodi  S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Institut Kesehatan Helvetia Medan), Marlina, SKM., MKM (Dosen Prodi  S1 Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Helvetia Medan). Bersama Anggota mahasiswa yaitu Desraya Fau  (Mahasiswa Prodi S1 Kebidanan) dan Asri Hariandatullah (Mahasiswa Prodi S1 Kebidanan). Dibantu oleh kader lingkungan VII Desa Helvetia Medan.

Baca Juga:   Tingkatkan Pengetahuan, Dosen Inkes Helvetia Beri Penyuluhan Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi

Bd.Elya Rosa Br.Sembiring, S.Keb., MKM menjelaskan, pijat bayi adalah gerakan usapan lambat dan lembut pada seluruh tubuh bayi yang dimulai dari tangan dan punggung sampai seluruh tubuh  bayi. Pijat bayi merupakan salah satu bentuk rangsang raba. Pijatan lembut akan membantu meringankan ketegangan otot sehingga bayi menjadi tenang dan tertidur.

Manfaat pijat bayi itu sendiri adalah dapat meningkatkan berat badan, meningkatkan pertumbuhan, meningkatkan konsentrasi bayi dan membuat bayi tidur lelap, memperbaiki pola tidur bayi dan mengurangi stres bayi. Dengan adanya PKM ini ibu mendapat pengetahuan baru tentang Teknik melakukan pijat bayi, dan manfaat melakukan pemijatan bayi.

Dengan kegiatan ini, Elya berharap, para ibu ditargetkan dapat memahami cara melakukan pemijatan bayi .

Baca Juga:   Gubsu : Sekolah Tatap Muka Ditunda Sampai Batas Waktu Tertentu

“Melalui penjelasan dan praktik singkat oleh narasumber. Bagi Ibu yang memiliki bayi 6- 12 bulan bisa dipraktekkan langsung,” tambah Elya Rosa Br Sembiring.

Elya mengharapkan, kegiatan ini bermanfaat menambah pengetahuan ibu, khususnya dalam melakukan pemijatan Bayi dengan Teknik yang mudah sehingga dapat dilakukan dirumah.

Peserta yang hadir semangat dan antusias dalam kegiatan ini setelah selesai posyandu. Para peserta mengatakan, bahwa kegiatan edukasi sangat menambah pengetahuan mereka untuk melakukan pijat bayi sehingga dapat meningatkan kualitas tidur pada bayi usia 6-12. Dengan teknik yang mudah dapat dilakukan di rumah. (***)