Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
ArtikelEkonomiHeadlineNasionalTeknologi

Estafet Peduli Bumi : Transplantasi 5.000 Bibit Terumbu Karang di Pulau Samalona

×

Estafet Peduli Bumi : Transplantasi 5.000 Bibit Terumbu Karang di Pulau Samalona

Sebarkan artikel ini
Asuransi Astra melakukan pembersihan sampah plastik sekitar pesisir pantai yang juga didampingi oleh Duta Wisata Sulawesi Selatan, Rezky Nur Anelia. Pembersihan kawasan pesisir terhadap sampah plastik ini dilakukan guna melindungi garis pantai guna terhindar dari pencemaran dan memastikan kesejahteraan kehidupan di Bumi serta mengajak masyarakat untuk memulai aksi kolektif sampah dan melakukan daur ulang

mediasumutku.com | MAKASSAR – Menjelajahi sebagian besar wilayah di Bumi, laut sebagai penyumbang oksigen terbesar, memainkan peran penting dalam kehidupan warga dunia. Dalam ekosistemnya yang beragam, terumbu karang menjadi salah satu organisme yang perlu untuk dijaga keberlangsungannya karena tak hanya menjadi sumber makanan hingga tempat tinggal makhluk hidup di perairan, faktanya terumbu karang dapat melindungi wilayah pesisir dengan mengurangi kekuatan gelombang yang akan menghantam.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat luas terumbu karang di perairan Indonesia saat ini mencapai 2,5 juta hektare dengan jumlah spesies mencapai 569 spesies. Namun sayangnya, sekitar 33,82 persen diantaranya mengalami kerusakan atau dalam kondisi kurang baik.

Asuransi Astra dalam siaran persnya, Sabtu (9/12/2023) menyadari hal tersebut dan mengetahui pentingnya menjaga Bumi, baik dari sisi daratan hingga perairan guna memastikan bahwa Bumi benar-benar nyaman dan aman untuk ditinggali. Melanjutkan program transplantasi 2.000 terumbu karang di Pulau Kodingareng Keke pada tahun 2022, kali ini Estafet Peduli Bumi kembali ke Makassar dan melakukan transplantasi 5.000 terumbu karang di Pulau Samalona (8/12). Guna memaksimalkan upaya tersebut, Asuransi Astra juga melakukan pembersihan pantai terhadap sampah plastik yang mencemari kawasan pesisir laut.

Aspirasi Estafet Peduli Bumi (EPB) merupakan rangkaian kegiatan berkelanjutan yang diinisiasi oleh Asuransi Astra pada tahun 2022 dan telah berhasil menjalankan upaya sustainability serta menyebarkan kebermanfaatannya bagi masyarakat dan lingkungan sekitar di 10 kota yakni Medan, Semarang, DKI Jakarta, Balikpapan, Makassar, Denpasar, Sumba, Cianjur, Surabaya, Malang, serta Palangka Raya dan akan terus berlanjut.
Dalam menjalankan misinya, Asuransi Astra mengusung pada keempat pilar, antara lain pilar pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan kewirausahaan. Kembali hadir menyebarkan peace of mind serta kebaikan yang berdampak positif secara berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, aspirasi Estafet Peduli Bumi kini melanjutkan misinya di Pulau Salamona, Makassar.

Baca Juga:   Festival Pendidikan Astra : Transformasi Pendidikan Mencapai SDGs

Transplantasi 5.000 Bibit Terumbu Karang

Kembali hadir di Makassar, aspirasi kali ini memberikan perhatian lebih pada kawasan perairan yang mana juga sebagai bukti keberhasilan Asuransi Astra dalam melanjutkan kontribusi nyata melalui transplantasi 2.000 bibit terumbu karang yang berhasil tumbuh dengan baik hingga saat ini di Pulau Kodingareng Keke pada tahun 2022.

Di tahun berikutnya, 2023, bergeser sedikit ke lokasi baru guna pelestarian laut menyebar dengan merata dan baik, tepatnya di Pulau Salamona, aspirasi diwujudkan dengan melakukan transplantasi 5.000 terumbu karang yang berkolaborasi dengan Dolphin Diving Club, komunitas penyelam yang turut aktif melestarikan lingkungan.

Transplantasi terumbu karang merupakan salah satu upaya rehabilitasi terumbu karang guna dapat menjadi solusi untuk pemulihan kembali terumbu karang yang telah rusak dan menciptakan habitat baru. Sehingga dapat mendukung ekosistem perikanan di laut untuk berlindung, berkembang biak, dan mencari makan biota laut serta mencegah terjadinya erosi serta kerusakan lingkungan melalui fungsinya sebagai pemecah ombak. Terumbu karang juga dapat membawa dampak positif bagi perekonomian warga baik yang berprofesi sebagai nelayan maupun yang tinggal di pulau melalui daya tarik pariwisata.

Baca Juga:   Parlindungan Purba : Koperasi Harus Didukung Karena Dibangun Dengan Azas Gotongroyong dan Kebersamaan

Beach Clean Up

Selanjutnya, dalam mengoptimalkan pengupayaan misinya menjaga kelestarian dan ekosistem laut, Asuransi Astra berkolaborasi dengan MallSampah, layanan jual beli hingga daur ulang sekaligus edukasi sampah dan lingkungan yang berbasis aplikasi, melakukan pembersihan sampah plastik sekitar pesisir pantai.

Kumpulan sampah plastik tersebut kemudian akan dipilih dan diolah kembali sehingga dapat dijadikan barang bermanfaat layak pakai. Pembersihan kawasan pesisir terhadap sampah plastik ini dilakukan guna melindungi garis pantai guna terhindar dari pencemaran dan memastikan kesejahteraan kehidupan di Bumi serta mengajak masyarakat untuk memulai aksi kolektif sampah dan melakukan daur ulang.

“Terkadang masyarakat melewatkan fakta bahwa Bumi ini terdiri dari daratan dan perairan. Kebanyakan dari kita hanya fokus menjaga dan merawat lingkungan sekitar yang berada di daratan namun melupakan kawasan perairan yang tidak kalah penting ini,” kata President Director Asuransi Astra, Christopher Pangestu.

Baca Juga:   Sentimen Global dan Domestik Masih Pengaruhi IHSG

Lebih lanjut Christopher Pangestu menyampaikan seperti terumbu karang jika rusak atau hancur akan membahayakan para penduduk pesisir dari ombak dan badai serta memberhentikan kehidupan makhluk laut yang kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan. Ditambah dengan sampah plastik di pesisir yang kemudian lambat laun akan berada di laut dan mencemarinya.

“Aspirasi Estafet Peduli Bumi di Makassar yang kedua kalinya ini harapannya dapat memantapkan kesadaran bagi berbagai pihak, mulai dari kesadaran pribadi hingga mendorong adanya kolaborasi Pentahelix yang kolektif supaya terus dapat merawat kawasan laut dan pesisirnya agar bebas dari polusi plastik dan polutan lain yang mengganggu ekosistem serta menciptakan kerugian serius di kemudian hari,” tandas Christopher Pangestu setelah penyerahan simbolis bibit terumbu karang kepada pemerintah setempat.

Rangkaian kegiatan Estafet Peduli Bumi diwujudkan guna menyejahterakan Indonesia melalui program-program yang berkesinambungan dengan mempertimbangkan berbagai aspek untuk menyejahterakan Bumi dan aspek kehidupan di dalamnya demi pembangunan berkelanjutan bersama. Hal ini sejalan dengan misi keempat Asuransi Astra yakni, menjadi warga usaha yang melaksanakan tanggung jawab sosial dan mengelola lingkungan hidup secara berkesinambungan. Asuransi Astra akan terus berkontribusi di kota-kota selanjutnya guna memberikan dampak berkelanjutan demi memberikan peace of mind bagi jutaan masyarakat Indonesia.