Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
HeadlineNasionalPerkebunan & Pertanian

Kabaharkam Polri : Ancaman Krisis Pangan Jadi Masalah Serius Bagi Seluruh Dunia

×

Kabaharkam Polri : Ancaman Krisis Pangan Jadi Masalah Serius Bagi Seluruh Dunia

Sebarkan artikel ini

mediasumutku.com | JAKARTA – Wabah pandemi Covid-19 masih terus berlanjut mengacam peradaban manusia di muka bumi ini, karena dampak yang ditimbulkan tidak hanya di sektor kesehatan tapi juga sampai ke sektor ekonomi serta sektor lainnya.

Ancaman krisis pangan juga dilontarkan oleh Badan Pangan Dunia FAO, hal ini tentu menjadi masalah serius bagi seluruh dunia termasuk Indonesia yang memiliki penduduk 267 juta jiwa.

Demikian disampaikan Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto selaku Kaopspus Aman Nusa II 2020 dalam keterangan tertulisnya kepada awak media Kamis (24/9) terkait Hari Tani Nasional 2020.

“Persoalan pertanian dan pangan merupakan persoalan hidup matinya suatu bangsa, apabila pangan tidak terpenuhi maka akan timbul malapetaka,” kata mantan Kapolda Sumut ini.

Baca Juga:   Akibat Salah Cakap, Andre Taulany dan Rina Nose Dipolisikan

Komjen Agus menyampaikan bahwa Bapak Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa penyediaan cadangan pangan nasional adalah agenda penting dan strategis yang harus dilakukan dalam rangka mengantisipasi kondisi krisis pangan akibat pandemi Covid-19 yang sudah berkali-kali diingatkan oleh FAO.

“Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, kita tidak bisa bekerja sendiri. Pak Kapolri dan Panglima TNI sudah mencanangkan dan mengarahkan kita semua untuk bersinergi membangun ketahanan pangan nasional,” tandas Komjen Agus.

Jenderal bintang 3 kelahiran Blora ini juga menyampaikan bahwa pemeliharaan kamtibmas sangat luas dan berkaitan, ketersediaan pangan salah satunya.

“Acap kali, kelaparan dan kemiskinan menjadi penyebab timbulnya kejahatan, harus bisa kita cegah,” tegas Komjen Agus.

Baca Juga:   Danlanud Soewondo Medan Awasi & Bantu Pendistribusian 7.000 APD dan 35.000 Masker Di Sumut

Agus Andrianto menghimbau untuk menjadikan Hari Tani Nasional yang jatuh pada hari ini sebagai momentum membangun ketahanan pangan nasional.

Negeri ini diberkahi oleh Allah SWT, kita diberikan sumber daya alam tapi kita tidak mensyukuri dengan mengelolanya dengan baik, masih sangat banyak lahan-lahan tidak produktif yang dibiarkan, sikap ketergantungan terhadap negara lain harus kita hilangkan, kita harus mampu berdiri di atas kaki kita sendiri, mandiri mengelola sumber daya alam yang dicurahkan untuk bangsa ini.

“Mari bersama-sama kita wujudkan, membangun ketahanan pangan mulai dari keluarga dengan memanfaatkan pekarangan dan lahan tidak produktif, Insya Allah kita bisa keluar dari pandemi ini dan menjadikan kita bangsa yang mandiri khususnya dalam ketersediaan pangan”, tutup Komjen Agus.

Baca Juga:   Kapolres Sergai Hadiri Penyerahan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat

Dalam UU No.18/2012 tentang pangan, ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah dan mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan.