Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
BermartabatHeadlineKesehatanNasional

Mau Balik ke Jakarta Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19!

×

Mau Balik ke Jakarta Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19!

Sebarkan artikel ini

mediasumutku.com | JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, operasi penyekatan dalam rangka mudik Lebaran 2021 akan berakhir pada Jumat (14/5/2021) malam ini. Namun, masyarakat yang ingin ke Jakarta diharuskan membawa surat bebas Covid-19.

“Operasi penyekatan mudik berakhir malam ini yang ada di beberapa titik di tol maupun yang arah keluar Jakarta,” ujarnya pada wartawan, Jumat (14/5/2021).

Menurutnya, berakhirnya operasi penyekatan juga ditandai dengan kembali dibukanya jalan layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek mulai malam ini. Adapun jalan layang tersebut ditutup sejak 6 Mei 2021 lalu dalam rangka pengendalian transportasi guna membatasi pergerakan arus lalu lintas keluar dan masuk Jabotabek

Baca Juga:   Kapolres Sergai Bersama PJU Cek Darah Gunakan Rapid Test

“Flyover yang dari KM 10, tol layang MBZ itu mulai dibuka malam ini yang arah ke Cikampek,” tuturnya.

Meski begitu, kata dia, kepolisian akan melakukan pemeriksaan kendaraan arus balik Lebaran mulai hari Minggu, 16 Mei 2021 mendatang. Para pemudik yang akan kembali ke Jakarta diwajibkan membawa surat hasil swab antigen dengan hasil negatif dari dari daerah dia mudik dan ditunjukan di titik pemeriksaan.

Dia menerangkan, pemeriksan itu bakal dilakukan di KM 34 Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, pemeriksaan juga dilakukan di Pos Cikupa. Lalu, di ruas jalan arteri pemeriksaan surat bebas Covid-19 akan dilakukan di Jatiuwung dan Kedungwaringin.

“Teknisnya semua kita lakukan pemeriksaan, bahwa semua pengendara wajib memperlihatkan surat bebas Covid-19,” terangnya.

Baca Juga:   Hening Cipta Buat Ciputra Dan Yusuf Asy'ari Warnai Munas REI

Dia meminta, para pemudik terlebih dahulu melakukan swab antigen di daerahnya masing-masing sebelum melakukan perjalanan kembali ke Jakarta. Itu dilakukan untuk memudahkan proses pemeriksaan dan mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.

“Tapi kalau tidak ada kita akan buka drive thru dan random sampling untuk swab antigen, tapi untuk lebih memudahkan supaya tidak terhambat di jalan, tidak terjadi kemacetan sebelum berangkat sebaiknya dilakukan swab antigen,” katanya.