Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru Muda
previous arrow
next arrow
EkonomiHeadlineSumut

Nilai Ekspor Sumut Semester I 2019 Meningkat 34,41 Persen

×

Nilai Ekspor Sumut Semester I 2019 Meningkat 34,41 Persen

Sebarkan artikel ini

Ekspor kopi, teh, rempah-rempah (HS 09) meningkat sebesar US$ 15,49 juta (25,93%). Golongan lainnya naik kurang dari US$ 15 Juta. Tidak ada ekspor komoditas yang mengalami penurunana pada bulan Juli 2019.

Medan, Mediasumutku.com – Nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada bulan Juli 2019 mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan nilia ekspor pada Juni 2019, yaitu dari US$526,49 juta menjadi US$707,64 juta atau naik sebesar 34,41 persen. Bila dibandingkan dengan periode yang sama di Juli 2018, nilai ekspor Sumut mengalami penurunan sebesar 8,51 persen.

Pada semestera I Tahun 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dalam release kepada media akhir pekan lalu menyebutkan ekspor industri memiliki kontribusi cukup tinggi mencapai 90,30 persen, kondisi ini menjadikan nilai ekspor sektor industri turut membei kontribusi besar bagi ekspor asal Sumut.

Baca Juga:   Pesan WHO untuk Semua Negara : Tes, Tes, Tes, Periksa!
Kepala Seksi (Kasi) Statistik Harga Konsumen dan Harga Perdagangan Besar BPS Provinsi Sumatera Utara Hafsyah Aprillia, S.Si., M.Si menyampaikan keterangan pers, Senin (2/9/2019).

Nilai ekspor pada sektor pertanian mencapai angka 9, 69 persen, sedangkan pada sektor pertambangan dan penggalian, sektor minyak dan gas, serta sektor lainnya sebesar tidak mengalami peningkatan dan berkutat di angka 0,00 persen.

Kepala Seksi (Kasi) Statistik Harga Konsumen dan Harga Perdagangan Besar BPS Sumut Hafsyah Aprillia S Si M Si menyebutkan ekspor golongan barang utama terbesar asal Sumatera Utara pada Juli 2019 yang mengalami kenaikan adalah golongan lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$ 23,48 juta (30,90%).

Baca Juga:   Ular atau Kelelawar Penyebar Virus Corona di China

“Ekspor kopi, teh, rempah-rempah (HS 09) meningkat sebesar US$ 15,49 juta (25,93%). Golongan lainnya naik kurang dari US$ 15 Juta. Tidak ada ekspor komoditas yang mengalami penurunana pada bulan Juli 2019,” ujar Hafsyah saat menyampaikan press release kepada media, Senin (2/9/2019) di Kantor BPS Provinsi Sumatera Utara Jalan Jalan Helvetia By Pass No.179 Medan.

Ekspor Terbesar ke Tiga Negara, Tiongkok Tertinggi sebagai Pengimpor

Sepanjang Juli 2019 tiga negara tercatat Amerika Serikat,Tiongkok, dan India merupakan pangsa ekspor terbesar Sumatera Utara, masing-masing sebesar US$ 102,18 juta, US$ 72,66 juta, dan US$ 66,15 juta, ketiga negara tersebut ikut memberi kontribusi besar hingga mencapai 34,06 persen mengimport barang dari Sumut.

Baca Juga:   Anda Perlu Tahu Manfaat dan Khasiat Melon

Sekitar 34,18 persen barang ekspor dari Sumatera Utara dipasarkan ke kawasan Asia di luar Asean. Selain Tiongkok dan India, Jepang dan Bangladesh merupakan pangsa ekspor tersebesar untuk kawasan Asia di luar Asean, yaitu sebesar US$ 42,53 juta dan US$ 18,74 juta.

Sementara selama periode Januari-Juli 2019 Thailand ikut menyumbang sebesar US$ 23,61 juta (23,43%). BPS Sumut mencatat secara keseluruhan Thailand sebagai negara tujuan ekspor utama yang mengalami kenaikan periode 9,78 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2018.

Dari total nilai impor Sumatera Utara sebesar US$ 438,40 juta pada Juli 2019, nilai ekspor terbesat US$ 167,06 juta (38,11%) berasal dari Asia di luar Asean. Sedangkan, nilai ekspor sebesar US$ 114,70 juta (26,16%) berasal dari Asean dan sisanya berasal dari kawasan lainnya.

“Negara pemasok barang impor terbesar pada Juli 2019 adalah Tiongkok sebesar US$ 129,16 juta (29,46%), diikuti Singapura sebesar US$ 41,44 juta (9,45%) dan Malaysia sebesar US$ 36,84 juta (8,40%),” tutur Hafsyah Aprillia.