Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Berita SumutHeadlineInfrastruktur & PropertyPolitik

Parlindungan Purba Imbau Masyarakat Berhati-hati Melintasi Jalur Rawan Longsor Menuju Dairi

×

Parlindungan Purba Imbau Masyarakat Berhati-hati Melintasi Jalur Rawan Longsor Menuju Dairi

Sebarkan artikel ini

mediasumutku.com | DAIRI-Tokoh masyarakat Sumatera Utara Dr. Parlindungan Purba melakukan perjalanan dari Medan menuju Dairi setelah sebelumnya mengikuti acara Karo Agro Expo di Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (23/11/2023).

Saat melintasi jalur menuju Dairi, arus lalulintas macet total dan terhenti akibat longsor yang menutup badan jalan, tepatnya di daerah kawasan hutan Lae Pondom (perbatasan Dairi dan Karo), kendaraan tidak bisa melintas dan terpaksa tertahan. Melihat kondisi ini, Parlindungan Purba berjalan kaki menuju sumber kemacetan, yaitu tanah longsor di Lae Pondom.

Di areal longsor, Parlindungan Purba bertemu dengan Suyadi dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara dan Gelora Purba selaku petugas dari Polisi Lalulintas yang mengamankan lokasi agar tidak dilalui kendaraan, karena sedang dilakukan pembersihan menggunakan alat berat.

Baca Juga:   Adlin Tambunan Gandeng Toga Manurung Jadikan Sergai Lebih Baik

“Sore ini, secara bertahap kendaraan sudah bisa melintas dengan sistem buka tutup. Karena, antrian kemacetan lalulintas sudah mencapai 2 kilometer lebih baik dari Karo menuju Dairi dan sebaliknya dari Dairi menuju Karo dan Medan,” kata Parlindungan Purba.

Akibat jalan longsor di Lae Pondom ini, lanjut Parlindungan Purba sangat mempengaruhi transportasi dan pengangkutan hasil-hasil pertanian dari Dairi yang akan dibawa ke daerah lain seperti Medan. Karena, daerah ini adalah salah satu sentra tanaman hortikultura yang kita butuhkan untuk kehidupan sehari-hari.

Secara khusus, Parlindungan Purba menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional yang langsung turun ke lokasi kejadian untuk segera membersihkan tanah longsor. Kepada petugas dari Kepolisian juga, Parlindungan mengucapkan terimakasih karena sudah mengamankan kawasan longsor agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:   Bertemu Edy Rahmayadi, Ini Harapan Jeka Saragih

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melintasi kawasan Lae Pondom agar mengambil jalur alternatif atau berhati-hati saat melintasi kawasan rawan longsor,” tandasnya.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Herliandri kepada sejumlah media menyampaikan bahwa kendaraan minibus (kecil) masih bisa dialihkan via Silahisabungan-Tongging-Merek melewati jalan pinggiran Danau Toba. Untuk kendaraan berat (besar) diberhentikan sementara, sembari menunggu material longsor dibersihkan.

“Lokasi titik longsor ada di wilayah Kabupaten Karo. Maka arus lalu lintas khusus mobil kecil tujuan Karo, Medan dan Pematang Siantar sementara dialihkan dari Silahisabungan,” kata Herliandri.