Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Headline

Polres Asahan Ungkap Kasus Perampokan Truk Sawit Total 8 Tersangka Ditangkap

×

Polres Asahan Ungkap Kasus Perampokan Truk Sawit Total 8 Tersangka Ditangkap

Sebarkan artikel ini

Asahan – Kasus perampokan truk muatan sawit di Asahan, yang sopirnya dibuang di wilayah Labuhanbatu terungkap. Polisi menangkap 5 orang pelaku perampokan dan 3 orang penadah dalam kasus ini.

“Polres Asahan bekerjasama dengan Polda Sumut berhasil mengungkap kasus ini kita menangkap total 8 tersangka 5 orang diantaranya pelaku perampokan dan 3 orang penadah. Ada 2 orang lagi DPO,” kata Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira dihadapan sejumlah wartawan saat menggelar konferensi pers, Selasa (17/5/2022).

Sebelumnya Kejadian perampokan tersebut terjadi pada Minggu (8/5) sore.Polisi mendapat laporan Senin (9/5) dan kasus ini mulai berhasil kita ungkap hingga para tersangka mulai ditangkap hari Jumat (13/5).

Adapun total 8 orang tersangka diamankan diantaranya 5 orang komplotan perampok masing masing Irwansyah Putra Marpaung (37) warga Rokan Hilir, Riau, Adi Imron Siregar (46), Ardiansyah Putra (24), Supriono (32) dan Wahyu Lubis (26). Empat nama terkahir merupakan warga Labuhanbatu.

Sementara tiga tersangka lainnya merupakan penadah hasil sawit curian yang dijual para tersangka mereka adalah Nico Ardiansyah (28), Erma Yusuf (43) dan Ahmad Saifudin (45) ketiganya warga Labuhanbatu.

Baca Juga:   Bantuan 5.470 Alat Tangkap Ikan Dan Asuransi untuk 10.000 Nelayan

“Muatan sawit dijual sebesar Rp 16 juta sementara truknya dijual Rp 104 juta. Uang itu dibagi-bagi ada yang menerima 9 juta dan yang terbesar menerima Rp 17 juta,” kata mantan Kasatreskrim Polrestabes Medan ini.

Setelah berhasil menjual barang hasil kejahatannya dan menerima bagian para pelaku kemudian berpencar sehingga tim yang gabungan termasuk dari Polda Sumut membutuhkan waktu untuk melakukan pengembangan kasus ini hingga menangkap mereka dari berbagai tempat terpisah.

Dalam kejadian ini, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya lakban yang digunakan para pelaku, pisau cutter, uang hasil sisa kejahatan, mobil yang digunakan para pelaku, ponsel para pelaku dan ATM.

“Saat beraksi para pelaku ini benar ada menggunakan senpi namun barang bukti tersebut belum berhasil kita temukan karena dibuang pelaku. Kita masih selidiki terkait status senjata tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:   Pengurus Ikatan Pelajar Alwashliyah ‘Kenalan’ dengan Bupati Asahan

Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan detik – detik penyelamatan sopir truk muatan sawit yang menjadi korban perampokan dan dibuang di Labuhanbatu beredar di sosial media.

Dilihat wartawan, Rabu (11/5/2022) video itu beredar di sosial media facebook memperlihatkan seorang pemuda dalam keadaan lemas dalam posisi telungkup tanpa mengenakan baju. Sementara tangan serta kakinya tampak terlilit tali dan lakban.

“Koe supir,” tanya perekam gambar dalam video itu. “Iya pak,” dijawab korban seketika.

“Uwe gak popo, tenang ae aman iku,” (sudah tenang aja aman itu) kata perekam suara.

Belakangan pria yang diketahui bernama Sandi tersebut diketahui sebagai sopir truk sawit yang baru saja dirampok dan dibuang di desa N-3 Labuhanbatu. Dia juga menyebut asal daerah tempat tinggalnya di Aek Bange, Kabupaten Asahan.

Baca Juga:   Pamit Cari Berondolan Sawit, Pria Paruh Baya Tewas di Kolam Galian

“Toke ku namanya Tasrif bang,” kata pria itu.

Sementara itu, Tasrif yang dihubungi wartawan mengatakan mobil truk colt diesel bermuatan sawit bermuatan 8 ton yang baru dirampok tersebut adalah miliknya.

“Memang biasa sendirian dia itu bawanya selama ini aman saja. Muatan sawit sekitar 8 ton habis panen mau dijual ke pabrik,” kata dia.

Saat kejadian, menurut cerita yang didapayltnya dari korban saat itu dari arah belakang truknya diminta jalan oleh sebuah mobil.

“Jadi di kasih jalan lah. Tapi pas sudah dikasi jalan mobil itu malah mencegat ada beberapa orang menodongkan pistol, korban di suruh turun dari truk, diikat dimasukkan ke dalam mobil pelaku,” kata dia.

Setelah dibawa masuk ke dalam mobil pelaku, korban dibawa berkeliling hingga di buang ke daerah Labuhanbatu hingga diselamatkan warga. Kini, kasus ini sedang ditangani Polisi dan berharap para pelaku segera tertangkap. (MS10)