Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
Ekonomi

September 2020, Kredit yang Disalurkan Perbankan Sumut Naik 3,7 Persen

×

September 2020, Kredit yang Disalurkan Perbankan Sumut Naik 3,7 Persen

Sebarkan artikel ini

mediasumutku.com| MEDAN-Selama September 2020, kredit yang disalurkan perbankan Sumatera Utara sebesar Rp231,3 Triliun. Jumlah ini naik 3,7 persen dibanding Juni 2020 sebesar Rp 226,1 Triliun dan naik 2,2 persen (yoy) dari Desember 2019 sebesar Rp226 Triliun.

Sedangkan, kredit untuk modal kerja 45 persen, investasi 28 persen dan konsumsi 27 persen, giro 16 persen dan tabungan 42 persen.

Untuk dana pihak ketiga (DPK), posisi September 2020 sebesar Rp262,1 Triliun, tumbuh 11,7 persen dibanding Juni 2020 sebesar Rp248,9 Triliun dan Desember 2019 sebesar Rp235,3 Triliun, juga tumbuh 6,9 persen.

“DPK meningkat terjadi pada seluruh jenis simpanan diindikasi terkait preferensi masyarakat yang lebih memilih untuk menyimpan uangnya, ketimbang konsumsi,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga:   Aksi The Fed Pengaruhi Votalitas Harga Emas Spot

Sementara, risiko kredit juga relatif stabil dan dibawah batas 5 persen didukung oleh program restrukturisasi kredit UMKM.

“Sementara itu, persentase kredit yang disalurkan (LDR) sebesar 88,2 persen, kondisinya juga mengalami dibanding Juni 2020 sebesar 87,8 persen. Sedangkan dibanding Desember 2019 sebesar 96,1 persen, LDR September mengalami penurunan,” katanya.

Berdasarkan lapangan usahanya, kinerja kredit PBE membaik ditengah perlambatan kinerja kredit sektor utama lainnya. Perbaikan kinerja kredit Pedagang Besar Eceran (PBE) didorong oleh berlangsungnya fase normal baru sehingga aktivitas jual-beli mulai menggeliat dan respon pelaku usaha mulai optimis.

“Di sisi lain, risiko kredit juga membaik didukung oleh program restrukturisasi perbankan perbankan yang sangat agresif,” pungkasnya. (MS11)

Baca Juga:   Investasi Komponen Terpenting dalam Mendukung Perekonomian