Scroll untuk baca artikel
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
Media Sumutku Merah
Media Sumutku Biru
previous arrow
next arrow
HeadlineHukrimNasionalPeristiwa

Suami Habisi Istri dan Anaknya, Tapi Gagal Saat Mau Bunuh Diri

×

Suami Habisi Istri dan Anaknya, Tapi Gagal Saat Mau Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini

Mediasumutku.com | Palembang : Seorang suami di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) tega menghantam istri dan anak kandung yang baru berusia tiga tahun menggunakan tabung gas hingga tewas.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Desa Taja Mulya, Philip IV, Kecamatan Betung, Banyuasin Sumsel, Senin (27/7/2020) dini hari tadi. Pelaku berinisial RA (34) yang tega menghabisi istrinya sendiri YT (30) serta anak kandungnya RJ yang masih berusia tiga tahun.

Kapolsek Betung AKP Toto Hernanto mengatakan, pelaku diduga sempat hendak bunuh diri namun gagal karena tali terputus.

“Awal mula diketahui saat tetangga korban bernama Andra, didatangi tersangka RA yang hendak meminta tolong dengan kondisi mulut berdarah dan leher terikat oleh tali,” ujarnya seperti dilansir dari Sindonews.com.

Baca Juga:   13 Orang Tewas di Suriah Terkena Bom Mobil 

Dalam perjalanan tersebut, tersangka menuturkan bahwa keluarganya sedang ada masalah. Namun tidak diceritakan lebih rinci masalah yang dimaksud, hanya saja tersangka mengaku ingin bunuh diri.

Kemudian pada saat tersangka diantar kembali ke rumahnya, tersangka ternyata tidak masuk. Namun langsung pergi menggunakan mobil kijang Kapsul warna merah dengan No Pol BG 1191 JF.

“Merasa curiga saksi Andra masuk ke rumah korban yang tidak terkunci dan ditemukan kondisi korban YT dan RJ sudah meninggal dengan luka di kepala,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, usai menghabisi kedua korban tersangka sempat hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri di belakang rumah dan di ruang tamu namun gagal karena tali yang hendak digunakan putus.

Baca Juga:   Mabes Polri Selidiki Video Jozeph Paul Zhang Pria yang Mengaku Nabi ke-26

Jauh sebelumnya, tersangka sempat direhab sebanyak dua kali berkaitan dengan kecanduan narkoba dan diberhentikan dari pekerjaannya karena Covid-19.

“Tersangka sudah kita amankan, tersangka melarikan diri ke arah Sungai Lilin dan ditemukan dalam mobil yang sudah terparkir pinggir jalan dan mulut mengeluarkan busa. Pelaku dirawat di Puskesmas di Sungai Lilin,” pungkasnya.