Headline Peristiwa

Warga Dairi Geger Kemunculan Lubang Besar di Kawasan Padat Penduduk

mediasumutku.com | DAIRI – Geger dan meresahkan warga Dusun Kutanangka, Desa Kempawa, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, dikejutkan kemunculan sebuah lubang besar dengan diameter 8 meter dan kedalaman sekitar 15 meter.

di mana peristiwa itu pertama kali diketahui pada Minggu (17/11) kemarin. Lubang besar tersebut muncul di kawasan padat penduduk.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi, Bahagia Ginting mengatakan, kejadian serupa pernah terjadi dua kali. Peristiwa kali ini adalah untuk ketiga kalinya. Bahagia menduga, peristiwa alam ini adalah sink hole.

“Kemunculan lubang merupakan ketiga kalinya terjadi. Jadi saya sebutnya fenomena alam adanya sink hole. Kita belum bisa pastikan apa penyebabnya, karena butuh kajian dari ahlinya,” katanya, Kamis (21/11).

Diungkapkan Bahagia, pihaknya sudah menyurati BNPB agar menurunkan tim ahli guna meneliti faktor penyebab kemunculan lubang tersebut.

“Pada Agustus lalu kita sudah buat surat ke Kepala BNPB, mohon bantuan untuk dikirimkan tim ahli untuk mengecek apa yang menyebabkan kemunculan sink hole. Kami dan warga di sini ingin mengetahui faktor penyebab ilmiah dari ahlinya,” ucap Bahagia.

“Lalu, bagaimana penanggulangannya. Itulah yang kita butuhkan, jawaban dari pertanyan itu. Kalau surat itu belum digubris, nantinya akan kami buatkan surat lagi melalui Pak Bupati,” sambungnya.

Bahagia menyebut, kemunculan lubang tersebut pertama kali terjadi pada awal 2016 dengan kedalaman 4 meter dan berdiameter 2 meter di tengah gedung Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Kutanangka. Bagian lantai gereja amblas.

Kemudian pada 2018, muncul lubang seperti dengan yang pertama. Lubang itu muncul di daerah perladangan warga, lokasinya masih di dusun dan desa yang sama.

“Sekarang, 2019 ini di permukiman. Sebenarnya lokasinya berdekatan. Agak unik saya katakan. Kok bisa muncul lubang,” ungkapnya.

“Tapi dari sudut pandang kebencanaan, disebut bencana alam karena ini sudah berdampak kepada masyarakat,” lanjutnya.

Dalam peristiwa tersebut diketahui tidak ada korban jiwa. Namun, warga di sekitar lubang tersebut diminta untuk menjauh dei menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.